Memuat...

Kementerian Palestina: 20.748 Pelajar Gugur dalam Tiga Tahun Genosida

Zarah Amala
Kamis, 8 Oktober 2026 / 27 Rabiulakhir 1448 11:35
Kementerian Palestina: 20.748 Pelajar Gugur dalam Tiga Tahun Genosida
Serangan 'Israel' menewaskan 20.748 siswa Palestina dan 1.058 pekerja pendidikan selama tiga tahun. (Desain: PC)

RAMALLAH (Arrahmah.id) - Sebanyak 20.748 pelajar Palestina dan 1.058 tenaga pendidikan serta administrasi gugur di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki selama tiga tahun perang 'Israel', menurut laporan statistik Kementerian Pendidikan Palestina, Rabu (7/10/2026).

Laporan tersebut mencatat korban dari kalangan siswa sekolah, mahasiswa, guru, tenaga administrasi, serta staf universitas, termasuk mereka yang terluka dan ditahan. Serangan juga menyebabkan kerusakan dan kehancuran terhadap berbagai institusi pendidikan.

Di Gaza, 19.189 siswa sekolah dan 1.386 mahasiswa gugur. Sebanyak 28.586 siswa sekolah dan 3.082 mahasiswa lainnya terluka.

Dari kalangan tenaga pendidikan, sebanyak 805 guru dan staf administrasi sekolah serta 246 tenaga universitas gugur. Sebanyak 3.298 staf sekolah dan 1.493 staf universitas lainnya terluka.

Ratusan Pelajar Ditahan di Tepi Barat

Di Tepi Barat, kementerian mencatat 134 siswa sekolah dan 39 mahasiswa gugur, sementara 871 siswa sekolah dan 283 mahasiswa terluka.

Pasukan 'Israel' juga menahan 416 siswa sekolah dan 481 mahasiswa, sehingga total pelajar yang ditahan mencapai 897 orang.

Sebanyak tujuh tenaga pendidikan dan administrasi sekolah gugur dan 26 lainnya terluka. Lebih dari 176 guru dan pekerja sekolah serta 21 staf universitas juga dilaporkan ditahan.

Kementerian mengatakan serangan terhadap sektor pendidikan berlangsung bersamaan dengan penghancuran berbagai fasilitas pendidikan di Gaza. Data sebelumnya dari kementerian pada Juni 2026 juga menunjukkan kerusakan luas terhadap sekolah dan bangunan universitas di Gaza.

Dalam tiga tahun sejak Oktober 2023, menurut angka Palestina yang dikutip dalam laporan tersebut, lebih dari 74.000 warga Palestina gugur dan lebih dari 175.000 lainnya terluka di Gaza. Sekitar 90 persen infrastruktur Gaza juga disebut rusak atau hancur.

Di Tepi Barat, serangan pasukan 'Israel' dan pemukim 'Israel' dalam periode yang sama dilaporkan menewaskan 1.210 warga Palestina, melukai sekitar 13.350 orang dan menahan lebih dari 24.600 lainnya. (zarahamala/arrahmah.id)