Memuat...

Mau Beli Sayuran, Gadis Kecil Muslim Malah Dibius dan Diperkosa di India

Hanoum
Selasa, 14 Juli 2026 / 29 Muharam 1448 03:54
Mau Beli Sayuran, Gadis Kecil Muslim Malah Dibius dan Diperkosa di India
Foto ilustrasi. [Foto: X]

UTTAR PRADESH (Arrahmah.id) -- Seorang gadis Muslim di India diduga menjadi korban pembiusan dan pemerkosaan beramai-ramai setelah keluar rumah untuk membeli sayuran di Desa Charra, Distrik Aligarh, Negara Bagian Uttar Pradesh. Kasus yang menggemparkan masyarakat setempat itu kini tengah diselidiki aparat kepolisian, sementara dua orang tersangka telah diamankan untuk dimintai keterangan.

Menurut laporan kepolisian dan keterangan keluarga, seperti dilansir Times of India (13/7/2026), korban tidak kunjung kembali hingga beberapa jam kemudian ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di lokasi yang berjarak cukup jauh dari rumahnya. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Hasil penyelidikan awal mengindikasikan korban diduga terlebih dahulu diberi zat yang membuatnya kehilangan kesadaran sebelum mengalami kekerasan seksual.

Polisi Uttar Pradesh menyatakan pemeriksaan medis telah dilakukan dan sejumlah bukti forensik sedang dianalisis untuk memastikan kronologi kejadian serta mengidentifikasi seluruh pelaku yang terlibat.

Seorang pejabat kepolisian setempat mengatakan penyidikan masih berlangsung dan aparat berupaya mengungkap seluruh fakta kasus tersebut.

"Kami telah menahan dua orang yang diduga terkait dengan kejadian ini. Tim penyidik sedang mengumpulkan bukti tambahan dan menunggu hasil lengkap pemeriksaan forensik," kata seorang pejabat kepolisian Aligarh sebagaimana dikutip Muslim Mirror.

Keluarga korban menuntut proses hukum yang tegas terhadap para pelaku. Mereka menyebut korban berangkat dari rumah hanya untuk membeli kebutuhan sehari-hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi kritis.

Kasus tersebut memicu kemarahan warga dan organisasi masyarakat yang mendesak pemerintah daerah meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak-anak.

Madhyamam Online melaporkan bahwa insiden kekerasan seksual terhadap anak perempuan masih menjadi perhatian serius di berbagai wilayah negara itu.

Dalam kasus terpisah yang terjadi di Ghaziabad, Uttar Pradesh, seorang anak perempuan berusia tujuh tahun dilaporkan diperkosa dan dibunuh di area pembangunan pusat perbelanjaan, menambah kekhawatiran publik terhadap keamanan anak-anak di ruang publik.

Aktivis hak perempuan dan kelompok masyarakat sipil menyerukan percepatan proses hukum serta perlindungan yang lebih baik bagi korban kekerasan seksual. Mereka menilai penegakan hukum yang cepat dan transparan menjadi langkah penting untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan medis, sementara kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif, kronologi lengkap, dan kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam kasus tersebut. (hanoum/arrahmah.id)