Memuat...

Moskow Membara, Kilang Minyak Diserang Drone Ukraina

Hanoum
Jumat, 19 Juni 2026 / 4 Muharam 1448 03:49
Moskow Membara, Kilang Minyak Diserang Drone Ukraina
Drone Ukraina menghantam kilang minyak dan bangunan tempat tinggal di Moskow. [Foto: The Guardian]

MOSKOW (Arrahmah.id) -- Langit Moskow dipenuhi asap hitam setelah serangan drone besar-besaran yang dilancarkan Ukraina menghantam salah satu kilang minyak utama di ibu kota Rusia, Rabu (18/6/2026). Serangan tersebut memicu kebakaran hebat dan menandai salah satu serangan terdalam Ukraina terhadap infrastruktur energi strategis Rusia sejak perang kedua negara memasuki tahun kelima.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, seperti dilansir The Guardian (18/6), puluhan drone Ukraina menyerang berbagai wilayah Rusia pada malam hingga dini hari. Meski sebagian besar berhasil dicegat sistem pertahanan udara, beberapa drone dilaporkan mencapai targetnya, termasuk kompleks Kilang Minyak Moskow yang terletak di tenggara ibu kota.

Rekaman video yang beredar di media sosial dan diverifikasi sejumlah media internasional memperlihatkan kobaran api besar disertai kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari area kilang. Warga di beberapa distrik Moskow melaporkan mendengar ledakan keras sebelum kebakaran terjadi.

“Sistem pertahanan udara kami bekerja secara efektif, namun beberapa fasilitas mengalami kerusakan akibat puing-puing dan dampak serangan drone musuh,” kata Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui Telegram.

Menurut otoritas Rusia, petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi dan berhasil mencegah api menyebar ke fasilitas lain di kawasan industri tersebut. Hingga Rabu malam, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun aktivitas di sekitar lokasi sempat dibatasi untuk mendukung operasi darurat.

CNN melaporkan bahwa kilang yang menjadi sasaran merupakan salah satu fasilitas pengolahan bahan bakar terbesar di wilayah Moskow dan memiliki peran penting dalam memasok kebutuhan energi ibu kota Rusia. Serangan terhadap fasilitas tersebut dinilai dapat memberikan dampak ekonomi dan logistik yang signifikan apabila kerusakannya cukup besar.

Sementara itu, sumber-sumber Ukraina menyebut serangan tersebut merupakan bagian dari strategi untuk melemahkan kemampuan logistik dan industri energi Rusia yang mendukung operasi militer di Ukraina. Dalam beberapa bulan terakhir, Kyiv semakin intensif menyerang kilang minyak, depot bahan bakar, dan fasilitas energi di wilayah Rusia menggunakan drone jarak jauh.

“Operasi semacam ini bertujuan mengurangi kemampuan Rusia membiayai dan menopang perang melalui sektor energi,” ujar Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pernyataan yang dikutip media Ukraina terkait strategi serangan terhadap infrastruktur militer dan energi Rusia.

The Guardian mencatat bahwa serangan terhadap Moskow terjadi ketika Rusia terus melancarkan serangan rudal dan drone ke berbagai kota di Ukraina. Kedua pihak kini semakin sering menargetkan infrastruktur strategis lawan, memperluas dimensi perang dari medan tempur konvensional ke sektor energi dan ekonomi.

NPR melaporkan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, Ukraina telah meningkatkan kapasitas produksi drone domestik yang memungkinkan serangan dilakukan hingga ratusan kilometer ke dalam wilayah Rusia. Kemampuan tersebut membuat sejumlah fasilitas yang sebelumnya dianggap aman kini berada dalam jangkauan serangan.

Serangan terbaru ini kembali menunjukkan bagaimana perang Rusia-Ukraina semakin memasuki fase baru yang ditandai penggunaan drone dalam skala besar. Meski Rusia mengklaim sebagian besar serangan berhasil digagalkan, kebakaran besar di salah satu fasilitas energi utama Moskow menjadi bukti bahwa ancaman terhadap wilayah dalam Rusia terus meningkat. (hanoum/arrahmah.id)