Memuat...

Pasukan Suriah Menangkap Jenderal Rezim Assad Atas Tuduhan Kejahatan Perang

Hanin Mazaya
Ahad, 6 September 2026 / 25 Rabiulawal 1448 07:37
Pasukan Suriah Menangkap Jenderal Rezim Assad Atas Tuduhan Kejahatan Perang
Jalal Saqr, mantan komandan di angkatan darat rezim yang telah digulingkan. (Foto: Pasukan Keamanan Internal Suriah/SANA).

DAMASKUS (Arrahmah.id) - Pasukan Keamanan Internal Suriah, bekerja sama dengan Departemen Kontra-Terorisme, telah menangkap Mayor Jenderal Jalal Kamel Saqr—mantan komandan di angkatan darat rezim yang telah digulingkan—atas tuduhan keterlibatan dalam berbagai pelanggaran dan operasi militer selama revolusi Suriah.

Saqr, yang berasal dari desa Bsayn di wilayah pedesaan Qardaha, pernah menjabat sebagai komandan Brigade Infanteri ke-18 dalam pasukan rezim yang telah digulingkan tersebut.

Menurut pernyataan aparat keamanan, penyelidikan mengonfirmasi keterlibatan Saqr dalam kejahatan perang dan operasi penahanan sewenang-wenang terhadap warga sipil selama masa revolusi. Ia terlibat dalam operasi militer yang menyasar warga sipil tak bersenjata di Provinsi Damaskus dan Ghouta Timur, serta mengawasi operasi penangkapan sewenang-wenang di Provinsi Daraa, lansir SANA (5/9/2026).

Saqr kemudian menjabat sebagai kepala staf dan wakil komandan Divisi ke-14, sebelum akhirnya memimpin divisi tersebut hingga pertengahan tahun 2016. Ia kemudian dipindahtugaskan ke markas besar operasi di Damaskus dan tetap bertugas di sana hingga masa tugasnya berakhir pada 1 Mei 2017.

Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Dalam Negeri untuk memburu pihak-pihak yang terlibat dalam kejahatan dan pelanggaran terhadap rakyat Suriah serta menghadapkan mereka ke hadapan lembaga peradilan yang berwenang. Kementerian tersebut terus menerapkan prinsip penghapusan impunitas, mewujudkan keadilan transisi, serta menjamin hak-hak para korban dan keluarga mereka. (haninmazaya/arrahmah.id)