Memuat...

Serangan Konsulat 'Israel' di Istanbul, Satu Pelaku Tewas dan Dua Bersaudara Ditangkap

Hanoum
Rabu, 8 April 2026 / 20 Syawal 1447 04:17
Serangan Konsulat 'Israel' di Istanbul, Satu Pelaku Tewas dan Dua Bersaudara Ditangkap
Konsulat Israel di Istabul diserang 3 orang pria. [Foto: X]

ISTANBUL (Arrahmah.id) -- Serangan bersenjata terjadi di dekat konsulat 'Israel' di Istanbul, Turki, ketika tiga pria menyerang aparat keamanan. Satu pelaku tewas dalam baku tembak, sementara dua lainnya—yang diketahui bersaudara—ditangkap dalam kondisi terluka. Otoritas Turki menyebut para pelaku terafiliasi dengan jaringan kelompok militan Islamic State (ISIS).

Dilansir Reuters (7/4/2026), insiden terjadi sekitar pukul 12.15 waktu setempat di kawasan bisnis Levent. Tiga pria bersenjata laras panjang dan pistol melepaskan tembakan ke arah polisi yang berjaga di sekitar gedung konsulat, memicu baku tembak selama sekitar 10 menit.

Menteri Dalam Negeri Turki, Mustafa Ciftci, mengungkapkan bahwa para pelaku datang dari kota Izmit menggunakan mobil sewaan. Ia menyebut salah satu pelaku memiliki hubungan dengan kelompok yang “mengeksploitasi agama”, meski tidak merinci nama organisasi tersebut. Namun Anadolu Agency mengidentifikasi bahwa organisasi tersebut jaringan yang berafiliasi dengan ISIS.

Dua pelaku yang ditangkap diketahui merupakan saudara, diidentifikasi sebagai Onur C. dan Enes C., sementara pelaku yang tewas disebut bernama Yunus E.S. Salah satu dari mereka juga memiliki catatan kriminal terkait kasus narkoba.

Dalam pernyataan resminya, sebagaimana dilaporkan Al Jazeera, Ciftci menyebut para penyerang sebagai “teroris”, sementara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam insiden tersebut sebagai “serangan keji”.

Saksi mata menggambarkan situasi mencekam saat baku tembak berlangsung. Seorang warga, Omer Dilki, mengatakan kapa AP News, “Awalnya kami kira suara biasa… tapi tembakan terus berlanjut,” sementara saksi lain menyebut terjadi “bentrokan serius” tepat di depan mereka.

Dua polisi dilaporkan mengalami luka ringan—masing-masing di bagian kaki dan telinga—akibat baku tembak tersebut. Area sekitar langsung ditutup dan tim forensik dikerahkan untuk menyelidiki lokasi kejadian.

Kementerian Luar Negeri Israel mengecam serangan itu dan mengapresiasi respons cepat aparat Turki. Duta Besar Amerika Serikat untuk Turki juga menyatakan, “Kami mengutuk keras serangan terhadap Konsulat Israel di Istanbul,” seraya memuji tindakan cepat pihak keamanan. (hanoum/arrahmah.id)