Memuat...

36 Warga Sipil Afghanistan Gugur dalam Serangan Udara Pakistan di Paktia

Hanin Mazaya
Selasa, 30 Juni 2026 / 15 Muharam 1448 09:51
36 Warga Sipil Afghanistan Gugur dalam Serangan Udara Pakistan di Paktia
(Foto: Tolo News)

PAKTIA (Arrahmah.id) - Pada Senin malam (29/6/2026), sekitar pukul 23.30, rezim militer Pakistan melakukan serangan udara terhadap sebuah rumah penduduk di daerah Mande Khail, distrik Samkani, provinsi Paktia. Menurut warga setempat, ketika orang-orang bergegas ke lokasi kejadian untuk menyelamatkan korban luka, serangan udara kedua dilancarkan, mengakibatkan banyak korban jiwa.

Hamdullah Fitrat, wakil juru bicara Imarah Islam, mengatakan bahwa 36 orang gugur dan 163 lainnya terluka dalam serangan tersebut.

Saksi mata dan warga setempat mengatakan bahwa semua korban adalah warga sipil dan telah menjadi sasaran yang disengaja, lansir Tolo News (30/6).

Aslamuddin, seorang saksi mata, mengatakan: "Orang-orang berkumpul untuk membantu, tetapi mereka membom daerah itu untuk kedua kalinya. Semua orang yang menjadi sasaran serangan kedua adalah warga sipil."

Bismillah Khan, seorang warga distrik Samkani, juga mengatakan: "Ini adalah insiden yang sangat tragis. Semua korban adalah perempuan, anak-anak, dan warga sipil lainnya."

Warga setempat, menanggapi serangan tadi malam oleh rezim militer Pakistan, mengatakan mereka siap melakukan pengorbanan apa pun dan menghadapi rezim tersebut.

Sementara itu, pejabat setempat menolak klaim rezim militer Pakistan bahwa serangan tersebut menargetkan anggota Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), dan menyebut tuduhan tersebut tidak berdasar.

Wakil gubernur distrik Samkani mengatakan: "Kami meyakinkan Anda bahwa para korban ini tidak memiliki hubungan dengan pemerintah atau kelompok mana pun, dan mereka juga tidak terlibat dalam aktivitas apa pun. Klaim ini sepenuhnya salah."

Mohammad Naeem, warga distrik Samkani lainnya, mengatakan: "Ini bukan pertama atau kedua kalinya; ratusan dan ribuan orang kami telah menjadi martir dengan cara ini. Sekarang kami pun siap mengorbankan diri untuk membela rakyat kami. Saya siap bahkan saat ini."

Serangan udara terbaru ini terjadi setelah rezim militer Pakistan sebelumnya melakukan serangan udara di distrik Spera di provinsi Khost, distrik Barmal di provinsi Paktika, dan distrik Shultan di provinsi Kunar, yang menyebabkan puluhan orang tewas dan terluka. (haninmazaya/arrahmah.id)