Memuat...

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Cicit KH Hasyim Asy’ari dari Tebuireng

Samir Musa
Senin, 31 Agustus 2026 / 19 Rabiulawal 1448 09:17
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Cicit KH Hasyim Asy’ari dari Tebuireng
KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, yang terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031 dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur. (Istimewa)

JOMBANG (Arrahmah.id) — KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031.

Gus Kikin terpilih dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

Pemilihan dilakukan melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Sebelumnya, Gus Kikin memperoleh suara tertinggi dari para muktamirin dengan 472 suara, mengungguli empat kandidat lainnya dalam Sidang Pleno V Muktamar ke-35 NU.

Keputusan tersebut kemudian ditetapkan oleh AHWA. Anggota AHWA, KH Anwar Iskandar, membacakan keputusan tersebut di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

"Setelah melakukan musyawarah dari lima calon yang diajukan, maka anggota AHWA secara mufakat memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketum PBNU masa khidmah 2026-2031," kata KH Anwar.

Pengasuh Pesantren Tebuireng

Gus Kikin merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Ia dipercaya melanjutkan perjuangan KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, yang wafat pada 2020.

Mengutip NU Online, Gus Kikin lahir pada 17 Agustus 1958 dari pasangan KH Mahfudz Anwar dan Nyai Hj Abidah Ma'shum.

Dari jalur ibunya, Gus Kikin memiliki garis keturunan yang tersambung kepada Nyai Hj Khoiriyah Hasyim, putri sulung Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama.

Nyai Hj Khoiriyah Hasyim menikah dengan KH Ma'shum Ali, ulama ahli falak asal Gresik yang dikenal sebagai pengarang kitab Amtsilah Tasrifiyah.

Sementara dari jalur ayah, nasab Gus Kikin tersambung kepada KH Anwar Alwi, pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyi'in Paculgowang, Jombang, yang menikah dengan Nyai Hj Khadijah.

Pendidikan dan Perjalanan di NU

Gus Kikin menyelesaikan pendidikan formalnya di Jombang. Ia menempuh pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah, kemudian SMPN 1 Jombang dan SMAN 2 Jombang.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta dan meraih gelar sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Terbuka.

Selain pendidikan formal, Gus Kikin juga pernah menimba ilmu di sejumlah pesantren. Ia pernah menjadi santri di Pondok Pesantren Sunan Ampel Jombang yang didirikan oleh ayahnya.

Ia juga pernah belajar di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Seblak, Jombang, yang didirikan oleh kakeknya.

Sebelum terpilih sebagai Ketum PBNU, Gus Kikin telah lama aktif dalam struktur organisasi NU. Ia pernah dipercaya sebagai Ketua PBNU Bidang Ekonomi.

Pada periode 2008-2022, ia menjabat sebagai Wakil Ketua PWNU Jawa Timur.

Pada 2024, Gus Kikin terpilih sebagai Ketua PWNU Jawa Timur untuk masa khidmah 2024-2029.

Dalam pencalonannya sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin membawa sejumlah gagasan, di antaranya penguatan kembali Qanun Asasi NU sebagai pedoman dasar organisasi, penguatan adab dan sanad keilmuan, serta pengembangan potensi ekonomi warga NU.

Kini, Gus Kikin dipercaya memimpin PBNU untuk masa khidmah 2026-2031.

(Samirmusa/arrahmah.id)