Memuat...

'Israel' Serang RS Gaza, Klaim Target Komandan Hamas

Hanoum
Senin, 31 Agustus 2026 / 19 Rabiulawal 1448 05:40
'Israel' Serang RS Gaza, Klaim Target Komandan Hamas
Asap mengepul setelah Israel menghancurkan bangunan tempat tinggal di sebelah timur Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah pada 25 Agustus 2026. [Foto: AFP]

GAZA (Arrahmah.id) -- Militer 'Israel' pada Sabtu (29/8/2026) mengatakan telah menyerang seorang komandan kelompok perlawanan Palestina Hamas yang disebut bersembunyi di kompleks Rumah Sakit Syuhada Al Aqsa di Deir al-Balah, Gaza tengah. 'Israel' menyatakan serangan itu menargetkan seorang komandan yang sedang merencanakan serangan terhadap pasukan dan warga sipil 'Israel', sementara pihak rumah sakit melaporkan sedikitnya tiga orang terluka akibat serangan di area fasilitas medis tersebut.

Menurut militer 'Israel', seperti dilansir Asharq Al-Awsat (30/8), komandan Hamas tersebut berada di sebuah bangunan yang berdekatan dengan bangunan utama rumah sakit. IDF menyebut orang yang menjadi sasaran telah merencanakan serangan terhadap tentara 'Israel' dan warga sipil serta berupaya memulihkan kemampuan militer Hamas selama periode gencatan senjata.

“Serangan dilakukan untuk menghilangkan ancaman tersebut,” kata militer 'Israel' dalam pernyataannya, seraya mengeklaim bahwa pasukannya telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko terhadap warga sipil, termasuk menggunakan amunisi presisi dan pengawasan udara.

Militer 'Israel' juga menuduh Hamas menggunakan infrastruktur kemanusiaan dan fasilitas medis untuk menjalankan aktivitas militernya. IDF mengatakan serangan terhadap komandan tersebut dilakukan setelah sebelumnya memberikan peringatan kepada otoritas medis di Gaza agar fasilitas kesehatan tidak digunakan untuk kepentingan militer.

Namun, keterangan dari pihak rumah sakit berbeda dalam menggambarkan dampak serangan. Direktur Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa, Dr. Raed Hussein, mengatakan serangan menghantam fasilitas penyimpanan pasokan medis di dalam kompleks rumah sakit.

Menurut Hussein, serangan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa di rumah sakit, tetapi menyebabkan sejumlah orang mengalami luka ringan serta merusak tangki air dan sejumlah fasilitas laboratorium.

“Serangan tersebut menargetkan fasilitas penyimpanan pasokan medis dan menyebabkan kerusakan pada tangki air, infrastruktur laboratorium, perangkat serta peralatan rumah sakit,” kata Dr. Raed Hussein kepada Anadolu Agency.

Laporan Al Jazeera menyebut serangan pesawat nirawak 'Israel' mengenai sebuah tenda yang digunakan sebagai gudang penyimpanan pasokan medis di dalam kompleks Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa. Serangan tersebut melukai tiga orang, sementara militer Israel mengonfirmasi telah menyerang sebuah target di dalam kompleks rumah sakit dan menyatakan targetnya adalah seorang komandan Hamas.

Sementara itu, Arab News melaporkan bahwa pada awalnya militer Israel belum dapat segera memastikan apakah komandan Hamas yang menjadi sasaran telah tewas. Namun, laporan lanjutan dari The Times of Israel menyebut IDF kemudian menyatakan komandan tersebut tewas dalam serangan. Perbedaan waktu dalam laporan tersebut menunjukkan bahwa informasi mengenai nasib target berkembang setelah serangan berlangsung. (hanoum/arrahmah.id)