Memuat...

'Israel' Klaim Tewaskan Komandan Polisi AL Hamas dalam Serangan di Gaza

Hanoum
Senin, 29 Juni 2026 / 14 Muharam 1448 05:50
'Israel' Klaim Tewaskan Komandan Polisi AL Hamas dalam Serangan di Gaza
Abd al-Rahman Maher Abd al-Karim Ziyada terlihat oleh tank IDF pada 7 Oktober 2023, dalam foto yang dipublikasikan oleh militer pada 28 Juni 2026. [Foto: The Times of Israel]

GAZA (Arrahmah.id) -- Militer 'Israel' mengumumkan telah menewaskan seorang komandan polisi angkatan laut kelompok perlawanan Palestina Hamas dalam serangan udara di Jalur Gaza bagian tengah.

Operasi yang dilakukan pada akhir pekan itu diklaim juga menewaskan dua anggota Hamas lainnya yang disebut sedang membawa senjata dan dinilai mengancam pasukan 'Israel' yang beroperasi di wilayah tersebut.

Dalam pernyataan bersama, seperti dilansir The Times of Israel (28/6/2026), Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan badan keamanan dalam negeri Shin Bet mengidentifikasi target utama serangan itu sebagai Mansour Sami Mahmoud Shahtout, yang disebut menjabat sebagai komandan polisi angkatan laut Hamas untuk wilayah Gaza tengah.

Menurut militer 'Israel', polisi angkatan laut Hamas berada di bawah kendali sayap militer Brigade Izz ad-Din al-Qassam dan memiliki peran dalam merencanakan serta mendukung serangan terhadap pasukan 'Israel'.

IDF menyatakan serangan dilakukan setelah memperoleh informasi intelijen bahwa Shahtout bersama dua anggota Hamas lainnya sedang berada di dalam sebuah kendaraan dalam keadaan bersenjata.

Militer 'Israel' mengklaim ketiganya merupakan ancaman langsung bagi personel IDF yang sedang menjalankan operasi di Jalur Gaza.

“Ketiga anggota Hamas itu sedang berada di dalam kendaraan sambil membawa senjata sehingga menimbulkan ancaman terhadap pasukan IDF yang beroperasi di Jalur Gaza,” demikian pernyataan IDF dan Shin Bet yang dikutip CGTN.

Selain Shahtout, 'Israel' juga mengumumkan tewasnya Abd al-Rahman Maher Abd al-Karim Ziyada, yang menurut IDF merupakan komandan Pasukan Nukhba Hamas dan dituduh terlibat dalam serangan 7 Oktober 2023 ke wilayah 'Israel'.

Militer Israel menyebut Ziyada termasuk anggota Hamas yang terlihat berada di dekat sebuah tank 'Israel' yang diserbu saat serangan tersebut, sementara seorang anggota Hamas lainnya juga dilaporkan tewas dalam operasi terpisah.

Serangan terbaru itu merupakan bagian dari operasi militer 'Israel' yang terus berlangsung di Jalur Gaza meskipun pertempuran berskala besar telah jauh berkurang dibandingkan fase awal perang.

Dalam beberapa pekan terakhir, IDF menyatakan fokus operasinya adalah memburu para komandan Hamas yang masih aktif merencanakan serangan terhadap pasukan 'Israel' maupun wilayah 'Israel'. Sebelumnya, militer 'Israel' juga mengumumkan penghancuran markas polisi angkatan laut Hamas di Khan Younis yang diklaim digunakan untuk merencanakan operasi militer.

Di sisi lain, otoritas kesehatan di Gaza melaporkan bahwa serangan-serangan 'Israel' masih terus menimbulkan korban jiwa di kalangan warga Palestina.

Sejumlah organisasi kemanusiaan internasional kembali menyerukan perlindungan terhadap warga sipil dan meminta semua pihak mematuhi hukum humaniter internasional di tengah berlanjutnya operasi militer di wilayah tersebut.

Hingga berita ini ditulis, Hamas belum mengonfirmasi kematian Mansour Sami Mahmoud Shahtout maupun dua anggota lainnya. Karena itu, identitas korban serta rincian aktivitas mereka sebelum serangan masih sepenuhnya bersumber dari pernyataan resmi militer 'Israel'. (hanoum/arrahmah.id)