Memuat...

Kedubes Arab Saudi Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa Dahsyat Flores

Ameera
Ahad, 16 Agustus 2026 / 4 Rabiulawal 1448 15:47
Kedubes Arab Saudi Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa Dahsyat Flores
Kedubes Arab Saudi Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa Dahsyat Flores

JAKARTA (Arrahmah.id) — Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta menyampaikan duka cita dan belasungkawa mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Republik Indonesia serta keluarga korban gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun X resmi Kedutaan Besar Arab Saudi pada Sabtu.

Dalam pernyataannya, Kedutaan Besar Arab Saudi menyampaikan simpati dan solidaritas kepada masyarakat Indonesia yang terdampak bencana tersebut.

"Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta menyampaikan duka cita dan belasungkawa yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Republik Indonesia, serta kepada keluarga para korban terdampak gempa bumi yang melanda Pulau Flores," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Kedutaan Besar Arab Saudi juga mendoakan para korban yang mengalami luka-luka agar segera diberikan kesembuhan.

Sementara itu, bagi para korban yang meninggal dunia, Kedutaan Besar Arab Saudi mendoakan agar mereka mendapat rahmat dari Allah SWT.

Selain itu, Kedutaan Besar Arab Saudi memohon perlindungan Allah SWT bagi seluruh rakyat Indonesia dari segala keburukan.

"Semoga Allah Swt senantiasa menganugerahkan keselamatan dan keamanan bagi Indonesia dan rakyatnya," lanjut pernyataan tersebut.

Gempa M7,7 Guncang Sejumlah Wilayah NTT

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang sejumlah wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

Berdasarkan laporan sementara yang diterima Kementerian Sosial, gempa tersebut berdampak pada sejumlah wilayah, terutama Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, dan Ende.

Sekitar 2.000 jiwa dilaporkan terdampak gempa. Sementara itu, jumlah pengungsi masih dalam proses pendataan oleh pemerintah dan petugas di lapangan.

Gempa kuat tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan fasilitas umum serta menimbulkan korban jiwa. Proses pencarian dan evakuasi korban terus dilakukan oleh tim gabungan.

Korban Tewas Capai 47 Orang

Sementara itu, berdasarkan laporan sementara yang dikutip dari Antara, hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 18.48 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa mencapai 47 orang.

Jumlah tersebut masih bersifat sementara karena proses pencarian, evakuasi, dan pendataan korban masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak.

Pemerintah bersama tim gabungan juga terus melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi warga, pendataan kerusakan, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa.

(ameera/arrahmah.id)