Memuat...

Serangan Rusia Hantam Kyiv, Satu Perempuan Tewas; Moskow Klaim Tembak Jatuh 200 Drone Ukraina

Samir Musa
Ahad, 16 Agustus 2026 / 4 Rabiulawal 1448 14:59
Serangan Rusia Hantam Kyiv, Satu Perempuan Tewas; Moskow Klaim Tembak Jatuh 200 Drone Ukraina
Serangan Rusia terhadap Kyiv menyebabkan sejumlah kebakaran pada Minggu dini hari (AFP).

KYIV (Arrahmah.id) — Rusia melancarkan serangan menggunakan rudal balistik ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Minggu (16/8/2026) dini hari. Serangan tersebut memicu kebakaran di sejumlah lokasi dan menyebabkan sedikitnya satu perempuan tewas serta beberapa orang lainnya terluka, lansir Al Jazeera.

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengatakan sejumlah ledakan terdengar di ibu kota setelah serangan rudal balistik Rusia. Kebakaran dilaporkan terjadi di tiga lokasi dan mengenai sejumlah bangunan nonhunian.

Dalam pernyataan melalui Telegram, Klitschko mengatakan puing-puing rudal yang jatuh memicu kebakaran di kawasan nonhunian di pinggiran utara Kyiv. Serangan tersebut juga merusak sejumlah kendaraan yang kemudian terbakar.

Kebakaran lainnya terjadi di kawasan yang berada tepat di sebelah selatan pusat kota. Laporan awal administrasi militer setempat menyebut sedikitnya satu orang terluka dalam serangan tersebut.

Sementara itu, serangan Rusia juga menyasar Kota Kryvyi Rih di Ukraina tengah, yang merupakan kota kelahiran Presiden Volodymyr Zelenskyy. Pemerintah setempat melaporkan dua fasilitas industri terkena serangan.

Gubernur wilayah tersebut, Oleksandr Ganja, mengatakan serangan itu menyebabkan seorang perempuan tewas dan enam orang lainnya terluka.

Moskow Klaim Hadapi Ratusan Drone Ukraina

Di tengah serangan Rusia terhadap Kyiv, otoritas Moskow mengumumkan telah menghadapi gelombang baru serangan drone Ukraina di sekitar wilayah udara ibu kota Rusia.

Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan pasukan Rusia menembak jatuh sedikitnya 200 drone yang mengancam ibu kota pada Minggu dini hari. Menurutnya, jumlah tersebut merupakan bagian dari serangan besar yang melibatkan sekitar 600 drone Ukraina.

Sobyanin kemudian mengatakan tim tanggap darurat dikerahkan ke sejumlah lokasi tempat puing-puing drone jatuh. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka.

Dalam beberapa waktu terakhir, Rusia semakin sering menggunakan rudal jarak jauh dalam perang melawan Ukraina. Sebaliknya, Ukraina meningkatkan serangan drone yang menyasar wilayah jauh di dalam teritori Rusia.

Menurut laporan Misi Pemantauan Hak Asasi Manusia PBB di Ukraina, Juli 2026 menjadi bulan paling mematikan bagi warga sipil Ukraina sejak Mei 2022. Sebanyak 437 orang tewas dan 2.610 lainnya terluka akibat kekerasan terkait perang selama periode tersebut.

(Samirmusa/arrahmah.id)