Memuat...

Menteri Pertahanan Somaliland: Tidak Ada Pembicaraan untuk Membangun Pangkalan Militer "Israel" di Somaliland

Hanin Mazaya
Rabu, 17 Juni 2026 / 2 Muharam 1448 19:21
Menteri Pertahanan Somaliland: Tidak Ada Pembicaraan untuk Membangun Pangkalan Militer "Israel" di Somaliland
Presiden Somaliland Abdirahman Mohamed Abdullahi bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog di Yerusalem. (Foto: AP)

TEL AVIV (Arrahmah.id) - Tidak ada kehadiran militer "Israel" di Somaliland dan tidak ada pembicaraan tentang "Israel" membuka pangkalan di sana, kata Menteri Pertahanan Somaliland Mohamed Yusuf Ali kepada Reuters pada Rabu (17//2026).

Berbicara di sela-sela konferensi bisnis di Tel Aviv, ia mengatakan "Israel" sedang melatih militer dan polisi Somaliland, tetapi menepis laporan bahwa "Israel" sedang bernegosiasi untuk membangun pangkalan militer di wilayah tersebut, dan menyatakannya sebagai "rumor."

Michael Lotem, duta besar "Israel" untuk Somaliland, menolak berkomentar. Terletak strategis di Tanduk Afrika, Somaliland telah menikmati otonomi yang efektif—dan perdamaian serta stabilitas yang relatif—sejak 1991, ketika memisahkan diri dari Somalia saat negara itu dilanda perang saudara.

"Israel" mengakui Somaliland sebagai negara merdeka pada Desember lalu, negara pertama yang secara resmi melakukannya, sebuah langkah yang ditolak Somalia dan disebut sebagai "serangan yang disengaja" terhadap kedaulatannya. Pada Februari, Presiden Somaliland Abdirahman Mohamed Abdullahi mengatakan kepada Reuters bahwa meskipun Somaliland berharap untuk kerja sama militer di masa depan dengan "Israel", pendirian pangkalan militer "Israel" belum dibahas.

Somali Guardian melaporkan pada Ahad, bahwa "Israel" telah membuka pangkalan intelijen di Somaliland dan ada diskusi tentang kemungkinan pendirian pangkalan militer "Israel". (haninmazaya/arrahmah.id)