Memuat...

Pemuda Muhammadiyah Jatiasih Luncurkan “Katanya Anak Muda”, Wadah Kreativitas dan Ekspresi Gen Z

Ameera
Senin, 5 Oktober 2026 / 24 Rabiulakhir 1448 20:49
Pemuda Muhammadiyah Jatiasih Luncurkan “Katanya Anak Muda”, Wadah Kreativitas dan Ekspresi Gen Z
Pemuda Muhammadiyah Jatiasih Luncurkan “Katanya Anak Muda”, Wadah Kreativitas dan Ekspresi Gen Z

BEKASI (Arrahmah.id) — Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Jatiasih, Kota Bekasi, meluncurkan program “Katanya Anak Muda” (KAM) sebagai wadah baru bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, menyalurkan minat, sekaligus membangun ruang ekspresi yang lebih terbuka dan inklusif.

Program tersebut dirancang untuk mendekatkan aktivitas kepemudaan dengan kebutuhan dan kehidupan generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang cepat.

Peluncuran KAM ditandai dengan dimulainya KAM Academy, sebuah program pelatihan yang dirancang untuk membekali anak muda dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan tantangan kehidupan di era digital.

KAM Academy menjadi pintu awal dari rangkaian program Katanya Anak Muda. Ke depan, KAM akan dikembangkan ke berbagai bidang yang dekat dengan minat dan keseharian anak muda, antara lain KAM Sport, KAMpreneurship, serta berbagai kegiatan kreatif lainnya.

Inisiator Katanya Anak Muda, Hady Rianto, mengatakan KAM hadir dengan semangat menciptakan ruang kepemudaan yang lebih inklusif dan terbuka bagi berbagai kalangan.

“Katanya Anak Muda ini program Pemuda Muhammadiyah yang dirancang lebih inklusif untuk para pemuda dan Gen Z yang memang membutuhkan wadah kreativitas dan sarana untuk berekspresi,” ujar Hady.

Menurut Hady, KAM diharapkan menjadi ruang perjumpaan bagi anak muda dengan beragam minat dan latar belakang. Identitas KAM nantinya akan menjadi payung bagi berbagai agenda kepemudaan yang dikembangkan.

“Saya meminta restu dan dukungan dari semua pihak. Ke depan, semua agenda akan hadir dengan brand Katanya Anak Muda,” kata Hady, yang juga menjabat Ketua Bidang Media, Komunikasi dan Informasi PCPM Jatiasih Kota Bekasi.

Membuka Ruang Rekrutmen Kepemudaan yang Lebih Cair

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jatiasih Kota Bekasi, M. Farid Pasha, S.Kom., M.M., mengapresiasi lahirnya program Katanya Anak Muda.

Menurut Farid, kehadiran KAM relevan dengan kebutuhan Muhammadiyah untuk membangun pola pendekatan dan perekrutan generasi muda yang lebih terbuka, informal, dan sesuai dengan karakter anak muda saat ini.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Memang dari awal kita sudah banyak berdiskusi dengan Pemuda Muhammadiyah,” ujar Farid.

Ia menjelaskan, Muhammadiyah memiliki pola kaderisasi formal, seperti Baitul Arqam dan Darul Arqam, terutama bagi mereka yang akan masuk ke dalam struktur kepengurusan Muhammadiyah maupun Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Namun, di sisi lain, menurut Farid, dibutuhkan pula ruang perjumpaan yang lebih informal agar generasi muda dapat mengenal Muhammadiyah melalui kegiatan yang sesuai dengan minat dan kehidupan mereka.

“Model perekrutan yang lebih cair, sehingga dari kegiatan-kegiatan yang ada ini mendorong mereka untuk aktif, baik dari ortom seperti Tapak Suci, Pemuda Muhammadiyah, dari sekolah melalui IPM, maupun di tingkat Muhammadiyah dan Aisyiyah,” jelasnya.

Farid menilai, jenjang kepemudaan merupakan salah satu ruang strategis untuk membangun keberlanjutan kader sekaligus memperkuat ekosistem Muhammadiyah.

“Memang paling strategis, perekrutan itu di jenjang pemuda,” tambahnya.

KAM Academy Jadi Langkah Awal

Sebagai program perdana, KAM Academy menghadirkan pelatihan dengan pendekatan yang diharapkan lebih dekat dengan karakter dan kebutuhan generasi muda.

Materi yang diberikan tidak hanya diarahkan pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga menyentuh kemampuan memahami perubahan sosial, teknologi, informasi, komunikasi, serta berbagai tantangan yang dihadapi anak muda di era digital.

Peluncuran KAM Academy sekaligus menjadi penanda dimulainya ekosistem kepemudaan yang ingin mempertemukan belajar, berkarya, berjejaring, dan berekspresi dalam satu ruang.

Melalui Katanya Anak Muda, Pemuda Muhammadiyah Jatiasih ingin membuka pintu yang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat tanpa harus terlebih dahulu berada dalam ruang organisasi yang formal.

KAM diharapkan menjadi ruang bagi anak muda untuk datang karena passion, berkembang melalui komunitas, dan pada akhirnya menemukan bentuk kontribusinya bagi masyarakat.

Dengan semangat tersebut, “Katanya Anak Muda” tidak sekadar menjadi nama sebuah program, tetapi juga upaya menghadirkan ruang baru bagi generasi muda untuk belajar, bergerak, dan berkarya.

Katanya Anak Muda. Karena anak muda bukan hanya objek masa depan, tetapi bagian dari penciptaan masa depan itu sendiri.

(ameera/arrahmah.id)