Memuat...

Prof Sudarnoto Serukan Persatuan Lintas Elemen Perkuat Perjuangan Palestina dan Pembebasan Al-Quds

Ameera
Senin, 31 Agustus 2026 / 19 Rabiulawal 1448 20:57
Prof Sudarnoto Serukan Persatuan Lintas Elemen Perkuat Perjuangan Palestina dan Pembebasan Al-Quds
Prof Sudarnoto Serukan Persatuan Lintas Elemen Perkuat Perjuangan Palestina dan Pembebasan Al-Quds

JAKARTA (Arrahmah.id) — Presiden Asia-Pacific Coalition for Quds and Palestine (APCQP), Prof Sudarnoto Abdul Hakim, menyerukan penguatan kolaborasi dan persatuan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat perjuangan kemerdekaan Palestina dan pembebasan Al-Quds.

Seruan tersebut disampaikan Prof Sudarnoto dalam kegiatan SIMATINA 2026 bertajuk “Melawan Penistaan Masjidil Aqsa dan Penjajahan Palestina” yang digelar pada Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mulai beroperasinya Headquarters Asia-Pacific Coalition for Quds and Palestine (APCQP) di Jakarta. Keberadaan kantor pusat ini diharapkan menjadi pusat koordinasi dan penguatan kolaborasi berbagai elemen masyarakat di kawasan Asia Pasifik dalam mendukung perjuangan Palestina.

Prof Sudarnoto menegaskan, Headquarters APCQP memiliki misi menjadi motor penggerak kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat gerakan solidaritas terhadap Palestina.

Kolaborasi itu, kata dia, mencakup berbagai kekuatan masyarakat, mulai dari lembaga filantropi, jaringan kampus, gerakan pemuda, hingga diplomasi parlemen.

“Menjadi motor penggerak kolaborasi lintas sektor, menyinergikan kekuatan lembaga filantropi, jaringan kampus, gerakan pemuda, dan diplomasi parlemen untuk satu tujuan, kemerdekaan penuh bagi Palestina dan pembebasan Al-Quds,” ujarnya.

Menurut Prof Sudarnoto, persatuan berbagai elemen merupakan bagian penting dalam memperkuat gerakan solidaritas Palestina. Perjuangan untuk mendukung kemerdekaan Palestina, lanjutnya, membutuhkan keterlibatan berbagai kelompok masyarakat dengan peran dan kekuatan masing-masing.

Karena itu, ia mengajak parlemen, ulama, akademisi, pemuda, perempuan, serta kalangan profesional untuk menyatukan langkah dalam mendukung perjuangan Palestina.

“Marilah parlemen bersatu, marilah ulama bersatu, marilah akademisi bersatu, marilah pemuda bersatu, marilah kaum perempuan bersatu, dan semua kaum profesional bersatu mengepung 'Israel',” serunya.

Sejalan dengan seruan tersebut, keberadaan Headquarters APCQP di Jakarta diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi seluruh anggota koalisi dan mitra lembaga kemanusiaan untuk memperkuat koordinasi gerakan solidaritas Palestina di kawasan Asia Pasifik.

Prof Sudarnoto menegaskan bahwa Headquarters APCQP bukan sekadar tempat kerja organisasi, melainkan wadah bersama bagi berbagai elemen yang memiliki komitmen terhadap perjuangan Palestina.

“Headquarters ini adalah milik Anda semua. Ini adalah ruang kerja bersama kita. Ini adalah markas besar perjuangan kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen yang tergabung dalam gerakan tersebut untuk memperkuat kerja nyata. Upaya itu antara lain diwujudkan melalui penyaluran bantuan kemanusiaan serta penyebarluasan narasi keadilan kepada masyarakat internasional.

“Mari kita rapatkan barisan, kita salurkan bantuan terbaik, kita gaungkan narasi keadilan dalam bahasa global, dan kita pastikan dunia tahu bahwa Asia Pasifik berdiri tegak di sisi Palestina sampai titik darah penghabisan.”

Dengan mulai beroperasinya Headquarters APCQP di Jakarta, Prof Sudarnoto berharap berbagai kekuatan masyarakat di kawasan Asia Pasifik dapat semakin terhubung dan bergerak secara bersama dalam mendukung Palestina.

Ia menegaskan, kolaborasi antara lembaga filantropi, kampus, pemuda, parlemen, ulama, perempuan, dan kalangan profesional menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan solidaritas untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina dan pembebasan Al-Quds.

(ameera/arrahmah.id)