Memuat...

Skandal Spionase! AS Tuduh "Israel" Sadap Pejabatnya dalam Perundingan Iran

Samir Musa
Ahad, 7 Juni 2026 / 22 Zulhijah 1447 13:06
Skandal Spionase! AS Tuduh "Israel" Sadap Pejabatnya dalam Perundingan Iran
Intelijen Amerika Serikat mengungkap adanya upaya spionase mendalam oleh "Israel" terhadap para pejabat tinggi Amerika (AFP).

WASHINGTON (Arrahmah.id) – Laporan intelijen Amerika Serikat mengungkap kekhawatiran serius terhadap dugaan aktivitas spionase yang dilakukan oleh "Israel" terhadap para pejabat tinggi pemerintahan Presiden Donald Trump, termasuk tim negosiator dalam pembicaraan dengan .

Menurut laporan yang dikutip oleh The New York Times pada Sabtu (7/6/2024), pejabat AS menyebut bahwa aktivitas intelijen "Israel" telah “melampaui batas yang dapat diterima”, terutama dalam upaya mengetahui posisi Washington dalam negosiasi yang sedang berlangsun

Pejabat Tinggi Jadi Target

Sumber-sumber intelijen menyebutkan bahwa "Israel" meningkatkan upaya penyadapan terhadap sejumlah pejabat penting, termasuk utusan khusus AS serta pejabat kebijakan utama Pentagon, .

Tujuan utama operasi ini diduga untuk mengumpulkan informasi terkait strategi dan sikap Presiden Trump dalam pembicaraan damai dengan Iran.

Pejabat AS memperingatkan bahwa tindakan ini berpotensi memperumit hubungan militer antara kedua negara, bahkan dapat mendorong pembatasan baru dalam pertukaran informasi sensitif antara Washington dan Tel Aviv.

Dugaan Penyadapan dan Peretasan

Laporan tersebut juga mengungkap temuan mengejutkan dari badan intelijen pertahanan AS, yang mendeteksi adanya perangkat lunak penyadap yang ditanam secara diam-diam pada ponsel personel Pentagon yang berada di "Israel".

Seorang pejabat senior AS menyatakan bahwa tingkat kekhawatiran terhadap aktivitas intelijen "Israel" kini “lebih tinggi dibandingkan sekutu lain, bahkan melebihi beberapa negara yang dianggap musuh”.

Selain itu, gaya kerja sebagian pejabat AS—yang kerap menggunakan ponsel pribadi dan melakukan perjalanan dengan pesawat pribadi—disebut membuat mereka lebih rentan menjadi target penyadapan.

Ketegangan Meningkat

Ketegangan antara dan "Israel" dilaporkan meningkat, terutama karena perbedaan pendekatan terhadap upaya mencapai kesepakatan dengan Iran.

Pihak Pentagon sendiri menolak memberikan komentar terkait laporan tersebut.

Bantahan "Israel"

Sementara itu, pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar.

Di sisi lain, juru bicara Kedutaan Besar "Israel" di Washington juga membantah keras tudingan tersebut, dengan menegaskan bahwa "Israel" tidak melakukan spionase terhadap pejabat atau institusi Amerika.

(Samirmusa/arrahmah.id)