Memuat...

Agensi Berita Iran Rilis Rekaman Kerusakan Kediaman Khamenei setelah Dibom pada Awal Perang

Zarah Amala
Kamis, 9 Juli 2026 / 24 Muharam 1448 10:45
Agensi Berita Iran Rilis Rekaman Kerusakan Kediaman Khamenei setelah Dibom pada Awal Perang
Ali Khamenei telah memerintah Iran selama hampir 36 tahun (Reuters)

TEHERAN (Arrahmah.id) - Kantor berita Iran, Tasnim, merilis rekaman video yang memperlihatkan kondisi kediaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, pasca serangan militer Amerika Serikat dan 'Israel'. Rekaman ini menjadi sorotan publik karena menampilkan kehancuran dan kerusakan luas pada bangunan yang selama ini menjadi pusat komando Iran tersebut.

Meskipun Tasnim tidak merinci kapan rekaman tersebut diambil, agensi tersebut mengklaim bahwa ini adalah visual pertama yang dipublikasikan kepada publik sejak serangan "pengkhianatan" yang terjadi pada akhir Februari lalu. Publikasi ini dilakukan di tengah berlangsungnya prosesi pemakaman nasional Khamenei yang telah dimulai sejak Jumat pekan lalu.

Khamenei, yang memimpin Iran selama kurang lebih 36 tahun, tewas dalam serangan udara pada hari pertama pecahnya perang antara Iran melawan koalisi Amerika Serikat dan 'Israel', tepatnya pada 28 Februari 2026.

Upacara pemakaman Khamenei yang berlangsung selama sepekan mencakup berbagai kota di Iran dan Irak. Rencananya, jenazah akan dikebumikan pada hari ini (9/7/2026) di kota kelahirannya, Mashhad, di timur laut Iran.

Khamenei lahir di Mashhad pada 8 September 1939 dan berasal dari keluarga ulama yang memiliki akar sejarah panjang dalam dunia syiah. Ia meninggalkan enam orang anak: Mustafa, Mujtaba, Masoud, Meysam, Bushra, dan Huda.

Publikasi rekaman ini terjadi di tengah upaya diplomatik yang tengah berlangsung antara Washington dan Teheran. Pada 18 Juni lalu, kedua negara telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal untuk mengakhiri permusuhan. Saat ini, kedua pihak masih terlibat dalam negosiasi yang rumit dan alot untuk mencapai kesepakatan damai permanen dengan mediasi dari Pakistan dan Qatar. (zarahamala/arrahmah.id)