Memuat...

Trump Puji Erdogan, Turki Berpeluang Dapat F-35

Hanoum
Kamis, 9 Juli 2026 / 24 Muharam 1448 04:13
Trump Puji Erdogan, Turki Berpeluang Dapat F-35
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Turki Tayyip Erdogan berpartisipasi dalam upacara penyambutan kenegaraan, menjelang KTT para pemimpin NATO, di Kompleks Kepresidenan Bestepe di Ankara, Turki, 7 Juli 2026. [Foto: REUTERS/Umit Bektas]

ANKARA (Arrahmah.id) -- Kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Turki dinilai menjadi kemenangan diplomatik bagi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, di tengah upaya kedua negara memperbaiki hubungan yang sempat tegang dalam beberapa tahun terakhir. Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Ankara, Trump secara terbuka memuji Erdogan dan menyebut hubungan pribadi mereka sangat baik.

Dilansir Reuters (8/7/2026), pertemuan tersebut juga memunculkan spekulasi mengenai peluang Turki kembali memperoleh akses terhadap program jet tempur F-35 yang sebelumnya dibekukan Washington.

Trump mengatakan bahwa dirinya memiliki hubungan yang erat dengan Erdogan dan menilai komunikasi antara kedua pemimpin berlangsung sangat baik.

"Ada chemistry yang sangat baik antara saya dan Presiden Erdogan. Kami selalu bisa berbicara secara terbuka mengenai berbagai persoalan," ujar Donald Trump dalam pernyataan yang dikutip Reuters.

Pernyataan tersebut menandai perubahan suasana hubungan Washington-Ankara setelah bertahun-tahun dibayangi perselisihan terkait Suriah, NATO, dan pembelian sistem pertahanan udara Rusia S-400 oleh Turki.

Dalam pembicaraan tersebut, isu kerja sama pertahanan menjadi salah satu agenda utama. Sejumlah laporan media Turki menyebut Ankara memperoleh sinyal positif dari Washington terkait kemungkinan pengiriman lima unit jet tempur F-35 sebagai bagian dari normalisasi hubungan pertahanan kedua negara.

Meski belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal penyerahan, isu tersebut disambut positif oleh pemerintah Turki yang sejak lama berupaya kembali bergabung penuh dalam program pesawat tempur generasi kelima tersebut.

Bagi Erdogan, pertemuan dengan Trump memiliki nilai strategis yang besar. Selain membuka peluang kerja sama militer yang lebih luas, Ankara juga berharap dapat meningkatkan koordinasi dengan Washington dalam berbagai isu regional, termasuk Suriah, Laut Hitam, dan keamanan kawasan Timur Tengah.

Dalam kesempatan yang sama, Erdogan menegaskan pentingnya hubungan Turki dan Amerika Serikat sebagai dua negara sekutu strategis.

"Kami percaya kerja sama yang saling menghormati dan berdasarkan kepentingan bersama akan memberikan manfaat bagi stabilitas kawasan dan keamanan internasional," kata Recep Tayyip Erdogan. (hanoum/arrahmah.id)