Memuat...

Gaza Kembali Diserang, Tenda Pengungsi di Al-Mawasi Jadi Sasaran Drone "Israel'

Zarah Amala
Jumat, 2 Oktober 2026 / 21 Rabiulakhir 1448 10:02
Gaza Kembali Diserang, Tenda Pengungsi di Al-Mawasi Jadi Sasaran Drone "Israel'
Sebuah drone 'Israel' menghantam tenda yang digunakan untuk menampung pengungsi Palestina di Al-Mawasi, sebelah barat Khan Yunis. (Foto: QNN)

GAZA (Arrahmah.id) - Sebuah drone 'Israel' menyerang tenda yang menjadi tempat berlindung warga Palestina yang mengungsi di Al-Mawasi, sebelah barat Khan Yunis, Gaza selatan, Kamis (1/10/2026) malam, menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya.

Sumber medis di Rumah Sakit Nasser mengatakan kepada Anadolu bahwa jenazah Tamer al-Hamayda (42) dan tiga warga Palestina yang terluka dibawa ke rumah sakit setelah serangan menghantam tenda di kawasan Al-Iqlimi, Al-Mawasi.

Menurut Quds News Network, tenda tersebut milik keluarga Al-Zatma dan berada di dekat persimpangan Al-Iqlimi. Serangan itu terjadi ketika warga Palestina masih berlindung di tenda-tenda pengungsian di tengah berlanjutnya serangan 'Israel' di berbagai wilayah Gaza.

Pada hari yang sama, Musab al-Balbisi meninggal akibat luka serius yang dideritanya dalam serangan drone 'Israel' pada Selasa (29/9). Serangan tersebut menargetkan kerumunan warga Palestina di kamp pengungsi Jabalia, Gaza utara.

Pasukan 'Israel' juga melakukan operasi pembongkaran besar-besaran terhadap bangunan dan fasilitas di sebelah timur kawasan Al-Tuffah, Gaza City, di wilayah yang berada di bawah kendali militer 'Israel', menurut sumber dan saksi kepada Anadolu.

Quds News Network melaporkan operasi pembongkaran berlangsung bersamaan dengan tembakan artileri ke bagian utara kamp pengungsi Al-Bureij di Gaza tengah.

Sejumlah wilayah Gaza juga dilaporkan mengalami penerbangan drone 'Israel' pada ketinggian rendah, sementara penembakan artileri, tembakan senjata dan pembongkaran bangunan terus berlangsung di beberapa lokasi.

Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan pelanggaran gencatan senjata oleh 'Israel' telah menewaskan 1.439 warga Palestina dan melukai 5.052 lainnya sejak kesepakatan tersebut mulai berlaku pada 10 Oktober 2025. Sebanyak 834 jenazah juga telah ditemukan dari reruntuhan.

Secara keseluruhan, Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sedikitnya 74.040 warga Palestina tewas dan 175.168 lainnya terluka sejak Oktober 2023. Kementerian tersebut juga menyebut sekitar 90 persen infrastruktur sipil di Gaza telah hancur. (zarahamala/arrahmah.id)