Memuat...

Hamas Eksekusi Warga Gaza yang Dituduh Mata-Mata 'Israel'

Hanoum
Kamis, 2 Juli 2026 / 17 Muharam 1448 06:06
Hamas Eksekusi Warga Gaza yang Dituduh Mata-Mata 'Israel'
Foto ilustrasi. [Foto: Democrata]

GAZA (Arrahmah.id) -- Aparat Keamanan Perlawanan Hamas di Jalur Gaza mengumumkan telah mengeksekusi seorang pria yang dituduh bekerja sama dengan intelijen 'Israel' dan berperan dalam sejumlah operasi yang menewaskan tokoh-tokoh Hamas, termasuk Kepala Staf Brigade Izzuddin al-Qassam, Izz al-Din al-Haddad (Abu Suhaib). Pengumuman itu disampaikan melalui pernyataan resmi Hamas pada akhir Juni, di tengah konflik yang masih berlangsung di Gaza.

Dalam pernyataannya, seperti dilansir Democrata (2/7/2026), Hamas menyebut pria yang hanya diidentifikasi dengan inisial M.M. telah menjalani seluruh prosedur internal yang berlaku sebelum eksekusi dilaksanakan.

Menurut Hamas, pria tersebut dinyatakan bersalah karena menjalin hubungan dengan intelijen 'Israel' serta memberikan informasi yang disebut menyebabkan sejumlah serangan mematikan terhadap warga Palestina dan para pemimpin kelompok perlawanan selama perang di Gaza.

"Kami telah melaksanakan eksekusi terhadap kolaborator (M.M.) setelah seluruh prosedur revolusioner diselesaikan. Ia terbukti menjalin hubungan dengan intelijen pendudukan Zionis dan menyebabkan berbagai pembantaian terhadap rakyat kami, termasuk pembunuhan Kepala Staf Brigade Al-Qassam, syuhada Izz al-Din al-Haddad (Abu Suhaib)," demikian bunyi pernyataan resmi Aparat Keamanan Perlawanan Hamas.

Hamas juga memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan menjadi nasib bagi siapa pun yang bekerja sama dengan 'Israel'.

Dalam pernyataannya, organisasi itu menyerukan kepada warga Gaza yang disebut memiliki hubungan dengan 'Israel' agar menyerahkan diri sebelum terlambat.

Hamas juga menegaskan bahwa para kolaborator tidak mewakili masyarakat maupun keluarga-keluarga Palestina, melainkan bertindak atas kepentingan sendiri yang dinilai merusak persatuan nasional.

Hingga berita ini ditulis, pihak militer maupun pemerintah 'Israel' belum memberikan tanggapan resmi atas klaim Hamas mengenai identitas pria yang dieksekusi maupun dugaan keterlibatannya dalam operasi intelijen yang menyebabkan tewasnya Izz al-Din al-Haddad. (hanoum/arrahmah.id)