Memuat...

Komisi Uni Eropa Menegaskan Kembali Rencana untuk Mengundang Imarah Islam ke Brussels

Hanin Mazaya
Senin, 8 Juni 2026 / 23 Zulhijah 1447 15:50
Komisi Uni Eropa Menegaskan Kembali Rencana untuk Mengundang Imarah Islam ke Brussels
(Foto: Tolo News)

BRUSSELS (Arrahmah.id) - Di tengah kritik atas undangan yang diberikan kepada delegasi Imarah Islam ke Brussels, juru bicara Komisi Eropa mengatakan bahwa lembaga tersebut terus melanjutkan rencana untuk menjamu perwakilan pemerintah Afghanistan saat ini.

Berbicara dalam konferensi pers, Markus Lammert mengatakan bahwa Komisi Eropa mengikuti kerangka kerja yang diusulkan oleh para menteri dalam negeri dari 20 negara anggota Uni Eropa dalam keterlibatannya dengan Afghanistan, lansir Tolo News (8/6/2026).

Markus Lammert, juru bicara Komisi Eropa, mengatakan: “Komisi Eropa bertindak berdasarkan kerangka kerja yang dipandu dan diusulkan oleh 20 negara anggota. Oleh karena itu, kami melanjutkan apa yang telah diminta oleh negara-negara anggota kepada kami.”

Dalam langkah terbaru lainnya, Uni Eropa telah menunjuk diplomat Italia Nicola Bellomo sebagai Kuasa Usaha baru untuk Afghanistan.

Dalam sebuah pernyataan, Uni Eropa mengatakan Bellomo akan mulai menjalankan tugasnya setelah menerima persetujuan dari “Imarah Islam Afghanistan” dan menyelesaikan prosedur administratif yang diperlukan.

Saat ini, Veronika Boskovic Pohar menjabat sebagai Kuasa Usaha Uni Eropa di Afghanistan, dan Bellomo telah dinominasikan untuk menggantikannya.

Pernyataan Uni Eropa mengatakan: “Bellomo Nicola telah dinominasikan sebagai Kuasa Usaha ad interim. Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Divisi Urusan Pan-Afrika di EEAS dan sebelumnya pernah menjabat, antara lain, sebagai Duta Besar Uni Eropa untuk Republik Rwanda.”

Imarah Islam belum memberikan komentar mengenai diskusinya dengan Uni Eropa. Namun, sebelumnya mereka telah mengonfirmasi kunjungan delegasi Uni Eropa ke Kabul untuk membahas masalah migran Afghanistan. (haninmazaya/arrahmah.id)