Memuat...

Menhan "Israel": "Israel" Tidak akan Menarik Diri dari Wilayah yang Direbut di Lebanon

Hanin Mazaya
Senin, 15 Juni 2026 / 30 Zulhijah 1447 18:50
Menhan "Israel": "Israel" Tidak akan Menarik Diri dari Wilayah yang Direbut di Lebanon
(Foto: X/@Geonews_english)

TEL AVIV (Arrahmah.id) - Menteri Pertahanan "Israel" mengatakan pada Senin (15/6/2026) bahwa pasukan "Israel" akan tetap berada di Lebanon, Suriah, dan Gaza tanpa batas waktu, beberapa jam setelah Amerika Serikat dan Iran sepakat untuk mengakhiri perang di Timur Tengah, termasuk di Lebanon.

“Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan saya menjalankan kebijakan yang jelas di mana IDF akan tetap berada di zona keamanan di Lebanon, Suriah, dan Gaza untuk jangka waktu yang tidak terbatas, untuk melindungi perbatasan dan komunitas 'Israel' dari sana,” klaim Israel Katz dalam sebuah pernyataan yang tidak menyebutkan kesepakatan AS-Iran tersebut, seperti dilansir AFP.

“Area tersebut akan dibersihkan dari penduduk setempat, dan semua infrastruktur teroris, baik di atas maupun di bawah tanah—termasuk rumah-rumah di desa-desa garis depan yang berfungsi sebagai pos terdepan teroris—akan dihancurkan," lanjutnya mengklaim.

“Mempertahankan wilayah dan menjaga zona keamanan adalah salah satu pencapaian terbesar IDF, oleh karena itu kami menentang penarikan IDF dari Lebanon, terlepas dari semua tekanan yang ada dan yang akan datang,” kata Katz, menambahkan bahwa Netanyahu telah memberi tahu Presiden Donald Trump tentang hal ini.

Katz juga memperingatkan Iran bahwa jika Republik Iran menyerang "Israel" sebagai tanggapan atas kampanyenya di Lebanon, "Israel" akan membalas dengan “kekuatan penuh.”

“Kami tidak akan berkompromi dengan kepentingan keamanan utama "Israel" dan perlindungan warga negara kami, dan kami tidak akan mundur dari zona keamanan,” katanya.

“Jika Iran menyerang 'Israel' atas peristiwa di Lebanon, kami akan menyerangnya dengan kekuatan penuh dan secara jelas menunjukkan perbedaan kemampuan kami.” (haninmazaya/arrahmah.id)