Memuat...

Ombudsman Belum Bisa Pastikan Ferdy Sambo Tinggal di Hunian Mewah Lapas Cibinong

Ameera
Kamis, 24 September 2026 / 13 Rabiulakhir 1448 22:19
Ombudsman Belum Bisa Pastikan Ferdy Sambo Tinggal di Hunian Mewah Lapas Cibinong
Ombudsman Belum Bisa Pastikan Ferdy Sambo Tinggal di Hunian Mewah Lapas Cibinong

JAKARTA (Arrahmah.id) — Ombudsman Republik Indonesia belum dapat memastikan kabar yang menyebut mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo turut menempati hunian mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Anggota Ombudsman Syafrida R. Rasahan mengatakan pihaknya tidak menemukan Sambo saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Cibinong pada Rabu (23/9/2026).

Karena itu, Ombudsman belum dapat memastikan apakah Sambo merupakan salah satu penghuni bangunan yang ditemukan di area tersebut.

“Ombudsman tidak bisa memastikan karena kami tidak bertemu langsung,” kata Syafrida dalam konferensi pers di Kantor Ombudsman, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2026).

Syafrida menjelaskan, proses verifikasi juga terkendala karena Ombudsman belum memperoleh salinan data warga binaan yang telah dieksekusi dan ditempatkan di Lapas Kelas IIA Cibinong.

Menurut dia, dokumen tersebut diperlukan untuk mencocokkan nama-nama warga binaan dengan penghuni bangunan yang ditemukan dalam sidak.

“Sementara kami tidak bisa memberikan karena kami tidak mendapatkan dokumen siapa saja warga binaan yang sudah dieksekusi maupun yang belum dieksekusi kejaksaan yang berada di Lapas Kelas II Cibinong,” ujarnya.

Meski belum dapat memastikan identitas penghuni, Ombudsman memastikan akan mendalami temuan di area yang disebut sebagai klaster hunian tersebut.

Pendalaman akan dilakukan untuk mengetahui siapa saja warga binaan yang menempati bangunan-bangunan yang dinilai memiliki fasilitas dan kondisi berbeda dari hunian narapidana pada umumnya.

Temukan Hunian dengan Fasilitas Mewah

Sebelumnya, Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Kelas IIA Cibinong pada Rabu (23/9/2026). Dalam pemeriksaan tersebut, tim menemukan sejumlah bangunan hunian di bagian belakang lapas yang memiliki fasilitas cukup mewah.

Tim Ombudsman menemukan sejumlah warga binaan yang mengaku tinggal di bangunan tersebut. Di dalam maupun sekitar area hunian, terdapat berbagai fasilitas seperti televisi, kulkas, sofa, dan meja makan.

Ombudsman juga menemukan sejumlah kendaraan yang terparkir di area klaster tersebut, termasuk kendaraan yang dinilai tergolong mewah.

Tim Ombudsman kemudian mendokumentasikan kendaraan-kendaraan yang ditemukan, termasuk nomor pelat kendaraan.

Data tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Korlantas Mabes Polri. Langkah itu dilakukan untuk menelusuri identitas pemilik kendaraan sekaligus melihat kemungkinan keterkaitannya dengan warga binaan yang berada di Lapas Cibinong.

Ombudsman masih akan melakukan pendalaman terhadap seluruh temuan sebelum menarik kesimpulan mengenai siapa saja yang menempati hunian tersebut dan bagaimana fasilitas khusus itu bisa tersedia di dalam lingkungan lapas.

(ameera/arrahmah.id)