Memuat...

Pasukan Pendudukan "Israel" Menyerbu Desa-desa di Suriah

Hanin Mazaya
Kamis, 11 Juni 2026 / 26 Zulhijah 1447 18:58
Pasukan Pendudukan "Israel" Menyerbu Desa-desa di Suriah
(Foto: SANA)

DARAA (Arrahmah.id) - Pasukan pendudukan "Israel" menyerbu kota Ma’ariya dan al-Arda di daerah Cekungan Yarmouk di pedesaan Daraa barat, Suriah selatan, pada Kamis (11/6/2026), mendirikan beberapa pos pemeriksaan dan menghalangi pergerakan penduduk.

Muwaffaq Mahmoud, kepala Dewan Kota Abidin dan Ma’ariya, mengatakan pasukan pendudukan "Israel" memasuki daerah tersebut saat fajar dengan beberapa kendaraan militer dan menempatkan diri mereka di pintu masuk timur Ma’ariya dekat sumur air kota. Pasukan menggeledah kendaraan umum dan pribadi dan melanjutkan operasi hingga pukul 7 pagi, lansir SANA.

Dia menambahkan bahwa pasukan kemudian bergerak ke lokasi dekat pintu masuk al-Arda, antara kota Ma’ariya dan Abidin, di mana mereka mendirikan pos pemeriksaan sementara dan melakukan penggeledahan kendaraan secara ekstensif. Kendaraan dihentikan dengan jarak 50 hingga 60 meter dan tidak diperbolehkan melaju sampai pemeriksaan selesai, sehingga menyebabkan gangguan dan penundaan lalu lintas.

Mahmoud mengatakan tindakan tersebut membuat marah warga, terutama karena tindakan tersebut bertepatan dengan perjalanan siswa untuk mengikuti ujian sertifikat pendidikan dasar, sehingga mengakibatkan banyak dari mereka tertunda.

Daerah Cekungan Yarmouk di pedesaan Daraa barat telah menjadi saksi serangan berulang-ulang "Israel", termasuk pendirian pos pemeriksaan sementara dan penggeledahan kendaraan serta penduduk, yang berdampak negatif terhadap kehidupan sehari-hari. Penyerangan terus berlanjut dan melanggar Perjanjian Pelepasan 1974.

Suriah telah berulang kali menyerukan penarikan pasukan "Israel" dari wilayahnya, dan menekankan bahwa semua tindakan yang diambil oleh "Israel" di Suriah selatan adalah ilegal menurut hukum internasional. Suriah juga mendesak komunitas internasional untuk mengambil tindakan guna menghentikan pelanggaran yang sedang berlangsung dan memastikan penarikan penuh "Israel" dari wilayah tersebut. (haninmazaya/arrahmah.id)