Memuat...

Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Deyang Resmi Jadi Kepala Badan Gizi Nasional

Ameera
Selasa, 2 Juni 2026 / 17 Zulhijah 1447 21:37
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Deyang Resmi Jadi Kepala Badan Gizi Nasional
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Deyang Resmi Jadi Kepala Badan Gizi Nasional

JAKARTA (Arrahmah.id) – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

Pergantian ini sekaligus mengakhiri masa jabatan Dadan Hindayana yang sebelumnya memimpin lembaga tersebut sejak Agustus 2024.

“Mengangkat Saudari Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru,” kata Prasetyo Hadi saat menyampaikan keputusan Presiden.

Selain mengganti kepala lembaga, Presiden Prabowo juga melakukan perombakan pada posisi wakil kepala BGN. Pemerintah menunjuk Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru.

Keduanya menggantikan pejabat sebelumnya, yakni Lodewijk Paulus dan Sonny Sanjaya.

“Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo.

Meski melakukan pergantian, pemerintah tetap menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan lama atas kontribusi mereka dalam membangun dan mengembangkan lembaga tersebut sejak awal berdiri.

“Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional,” lanjut Prasetyo.

Dadan Hindayana sebelumnya dilantik sebagai Kepala BGN pada 19 Agustus 2024 oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Saat itu, ia dipercaya memimpin lembaga yang dibentuk untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Selama menjabat, Dadan menjadi salah satu figur yang paling sering tampil di hadapan publik dalam menjelaskan berbagai persiapan dan pelaksanaan program MBG di sejumlah daerah.

Namun hingga pengumuman pergantian tersebut disampaikan, pihak Istana belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan pencopotan Dadan Hindayana dari jabatannya.

Penunjukan Nanik S Deyang langsung menjadi perhatian publik mengingat posisi Kepala BGN memiliki peran strategis dalam mengawal keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.

Sebagai kepala baru, Nanik akan bertanggung jawab memimpin berbagai program pemenuhan gizi nasional, termasuk pengawasan distribusi, pelaksanaan, serta evaluasi program MBG di sekolah-sekolah dan berbagai wilayah di Indonesia.

Pergantian pimpinan secara mendadak ini juga memunculkan berbagai spekulasi mengenai kemungkinan adanya penyesuaian strategi pemerintah dalam mempercepat implementasi program tersebut.

Badan Gizi Nasional sendiri dibentuk sebagai lembaga yang bertugas mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis bagi pelajar di seluruh Indonesia.

Program tersebut merupakan salah satu janji utama pemerintahan Prabowo-Gibran sejak kampanye Pilpres 2024 dan menjadi bagian penting dari agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional.

Karena itu, perubahan kepemimpinan di tubuh BGN dinilai akan berpengaruh terhadap arah dan kecepatan pelaksanaan program strategis tersebut ke depan.

Publik kini menantikan langkah-langkah yang akan diambil Nanik S Deyang dalam memimpin Badan Gizi Nasional serta memastikan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.

(ameera/arrahmah.id)