Memuat...

Video Viral Serangan Rudal Iran di Kuwait Ternyata Rekayasa AI

Zarah Amala
Selasa, 14 Juli 2026 / 29 Muharam 1448 14:47
Video Viral Serangan Rudal Iran di Kuwait Ternyata Rekayasa AI
Gambar diam dari sebuah video yang diduga menunjukkan serangan Iran terhadap pangkalan AS di Kuwait (media sosial).

KUWAIT CITY — Sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial belakangan ini diklaim sebagai bukti serangan rudal Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait. Dalam video tersebut, terlihat pemandangan dari balik jendela pesawat komersial yang menunjukkan proyektil melintas di langit malam. Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut adalah hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun bernama Shoaib di X pada Sabtu, 11 Juli 2026. Pengunggah mengeklaim bahwa rekaman tersebut diambil oleh seorang pilot pesawat komersial Kuwait saat terjadi serangan Iran ke pangkalan AS. Video ini dengan cepat menjadi viral, dengan salah satu unggahan ulang oleh akun Abu Ammar Al-Amari telah ditonton lebih dari satu juta kali, dan bahkan telah disebarluaskan oleh akun-akun berbahasa asing lainnya.

Berdasarkan investigasi mendalam yang dilakukan oleh unit verifikasi sumber terbuka (open source intelligence), ditemukan sejumlah kejanggalan krusial yang mengonfirmasi bahwa video viral tersebut bukanlah rekaman nyata. Pertama, hasil pengujian menggunakan alat pendeteksi konten sintetis menunjukkan bahwa video tersebut 100% merupakan hasil buatan kecerdasan buatan (AI).

Selain itu, terdapat distorsi visual yang mencolok pada detail sayap pesawat dan bentuk proyektil yang tampak tidak natural, ditambah dengan tidak adanya efek ledakan maupun dampak fisik nyata saat proyektil tersebut terlihat mencapai permukaan daratan.

Terakhir, aspek audio dalam video tersebut juga terbukti tidak alami karena tidak menunjukkan kebisingan kabin pesawat komersial yang lazim, melainkan memiliki pola suara yang identik dengan karakteristik audio hasil generator AI.

Berita bohong ini muncul di tengah situasi regional yang tegang, di mana militer Iran memang melakukan serangkaian serangan ke berbagai negara tetangga menyusul eskalasi konflik dengan AS.

Terkait situasi keamanan di Kuwait, Kepala Staf Umum Angkatan Darat Kuwait pada Ahad (12/7-) mengonfirmasi bahwa pasukan pertahanan udara Kuwait memang sempat mencegat target udara musuh di wilayah udara mereka. Suara ledakan yang terdengar oleh warga dipastikan berasal dari aktivitas sistem pertahanan udara. Pihak militer Kuwait juga menyatakan bahwa tim penjinak bom sedang melakukan pembersihan sisa-sisa proyektil dan pecahan di wilayah Subhan sebagai bagian dari prosedur pengamanan pascainsiden. (zarahamala/arrahmah.id)