Memuat...

Youtuber Anti-Pengungsi Turki Ditangkap Saat Sembunyi di Bawah Truk Hendak Kabur ke Eropa

Samir Musa
Selasa, 1 September 2026 / 20 Rabiulawal 1448 20:43
Youtuber Anti-Pengungsi Turki Ditangkap Saat Sembunyi di Bawah Truk Hendak Kabur ke Eropa
Otoritas Turki menangkap YouTuber Arif Kocabeyik yang dikenal karena sikapnya yang anti-pengungsi saat berusaha melarikan diri dari negara tersebut (Kepolisian Turki).

ISTANBUL (Arrahmah.id) — Otoritas keamanan Turki menangkap seorang YouTuber bernama Arif Kocabeyi yang dikenal karena sikap keras dan provokatif terhadap pengungsi, khususnya warga Suriah, saat berupaya melarikan diri dari Turki secara ilegal.

Penangkapan tersebut memicu perbincangan luas di media sosial Turki. Warganet kembali menyoroti sejumlah video lama Kocabeyik yang berisi pernyataan keras terhadap para pengungsi.

Dilansir dari sejumlah media sosial, Kocabeyik ditangkap ketika berusaha keluar dari Turki melalui perbatasan Kapıkule yang menghubungkan Turki dengan Bulgaria.

Ia diduga berusaha menghindari proses hukum setelah sebelumnya dikenai larangan bepergian ke luar negeri.

Upaya pelariannya terbongkar setelah perangkat pemindai sinar-X di pos pemeriksaan mendeteksi keberadaannya yang bersembunyi di bagian bawah sebuah trailer truk yang hendak menuju Eropa.

Rekaman video yang beredar di media Turki memperlihatkan petugas menggunakan sistem pemeriksaan otomatis untuk menemukan lokasi persembunyian Kocabeyik.

Pernah menghina pengungsi Suriah

Setelah kabar penangkapannya menyebar, pengguna media sosial kembali membagikan sejumlah video lama Kocabeyik ketika ia menyerang dan mempertanyakan keberadaan pengungsi Suriah di Turki.

Dalam salah satu video, ia terlihat berbicara dengan seorang pengungsi Suriah dengan nada menyudutkan.

"Kamu seorang pengungsi yang melarikan diri dari perang. Apakah seseorang meninggalkan negaranya lalu pergi? Apakah orang yang tidak berguna bagi negaranya bisa berguna bagi negara lain?" ujarnya dalam video tersebut.

Perkataan itu kembali menjadi sorotan karena Kocabeyik kini justru ditangkap ketika bersembunyi di dalam sebuah truk yang hendak membawanya keluar dari Turki menuju Eropa.

Sejumlah pengguna media sosial menyebut kondisi tersebut sebagai sebuah ironi. Mereka membandingkan sikap Kocabeyik terhadap pengungsi Suriah yang meninggalkan negaranya karena perang dan penindasan rezim mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad dengan upayanya sendiri untuk meninggalkan Turki.

Sebagian warganet bahkan menyebut peristiwa tersebut sebagai "balasan atas doa orang-orang yang dizalimi", sembari mengingatkan agar seseorang tidak meremehkan atau mencela musibah yang menimpa orang lain.

Pengguna lainnya menilai peristiwa tersebut menjadi pelajaran mengenai bahaya memberikan vonis keras kepada orang-orang yang berada dalam kondisi lemah atau terdesak.

Dihadapkan pada sejumlah perkara hukum

Di sisi lain, sejumlah pemerhati hukum menyebut persoalan yang dihadapi Kocabeyik bukan hanya terkait satu perkara mengenai dugaan penghinaan terhadap presiden.

Ia disebut menghadapi puluhan putusan pidana yang masih menunggu pengesahan akhir, yang berkaitan dengan unggahan dan video yang dibuatnya.

Kocabeyik juga dilaporkan telah ditahan sebanyak empat kali sepanjang tahun sebelumnya. Kondisi tersebut disebut membuat aktivitas dan kehidupannya di Turki semakin sulit.

Pengacara Turki, Ali Aktaş, yang pernah menangani kasus Kocabeyik sekitar lima tahun lalu, turut memberikan pandangannya mengenai kondisi sang YouTuber.

Aktaş menggambarkan Kocabeyik sebagai sosok yang pada dasarnya merupakan "pemuda baik". Namun, menurutnya, ketenaran telah mengubah dirinya.

Ia menilai ketidaktahuan yang bercampur dengan kesombongan membuat Kocabeyik kehilangan empati dan menjadi keras terhadap orang lain.

Aktaş juga menuding sejumlah pihak dalam oposisi politik telah memanfaatkan pemuda yang berasal dari keluarga pedesaan miskin tersebut untuk kepentingan agenda politik mereka.

Meski demikian, ia berharap pengalaman yang dialami Kocabeyik dapat menjadi pelajaran dan mendorongnya untuk memperbaiki diri.

Peristiwa penangkapan Kocabeyik kini menjadi perbincangan luas di media sosial Turki, terutama karena rekam jejak pernyataannya yang sebelumnya kerap menyerang para pengungsi.

(Samirmusa/arrahmah.id)