Memuat...

Anak seorang pemimpin Ikhwanul Muslimin dipenjara setelah polisi gagal untuk menangkap ayahnya

Ameera
Kamis, 22 Mei 2014 / 23 Rajab 1435 20:48
Anak seorang pemimpin Ikhwanul Muslimin dipenjara setelah polisi gagal untuk menangkap ayahnya
Anak seorang pemimpin Ikhwanul Muslimin dipenjara setelah polisi gagal untuk menangkap ayahnya

KAIRO (Arrahmah.com) - Jaksa Agung Mesir menyeret anak seorang pemimpin Ikhwanul Muslimin ke pengadilan anak-anak pada Rabu (21/5/2014) setelah polisi gagal menangkap ayahnya, sebagaimana dilansir oleh Middle East Monitor (MEMO).

Menurut surat kabar Al-Araby Al-Yawm, pasukan keamanan Mesir masuk ke rumah pemimpin Ikhwanul Muslimin, Rafaat Hamed, April lalu untuk menangkapnya, akan tetapi pasukan keamanan malah menangkap anak Hamed yang berusia 17-tahun, setelah gagal untuk menemukan ayahnya.

Jaksa penuntut umum menyeret putra Hamed itu ke pengadilan anak-anak atas tuduhan mempersenjatai para pemuda yang melakukan aksi protes.

Pengacara dari Hamed menolah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa tuduhan itu sepenuhnya dibuat-buat untuk menekan ayahnya.

(ameera/arrahmah.com)