Memuat...

Muhammadiyah Turunkan Kokam hingga Siapkan 10.000 Porsi Bakso untuk Sukseskan Muktamar ke-35 NU

Ameera
Selasa, 18 Agustus 2026 / 6 Rabiulawal 1448 20:54
Muhammadiyah Turunkan Kokam hingga Siapkan 10.000 Porsi Bakso untuk Sukseskan Muktamar ke-35 NU
Muhammadiyah Turunkan Kokam hingga Siapkan 10.000 Porsi Bakso untuk Sukseskan Muktamar ke-35 NU

JOMBANG (Arrahmah.id) — Pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menjadi momentum yang memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan antarorganisasi keagamaan.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) turut mengambil bagian dalam menyukseskan hajatan akbar lima tahunan warga Nahdliyin tersebut.

Dukungan diberikan dalam berbagai sektor, mulai dari pengamanan, konsumsi gratis, hingga pelayanan kesehatan bagi peserta dan penggembira muktamar.

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU sekaligus Ketua Yayasan PPBU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengatakan Muhammadiyah mengerahkan personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) untuk membantu pengamanan di sekitar kawasan muktamar.

Menurut Gus Rozaq, jumlah personel Kokam yang disiagakan berkisar 100 hingga 200 orang. Mereka akan membantu Banser, Pagar Nusa, serta aparat TNI dan Polri dalam menjaga keamanan, kelancaran arus lalu lintas, dan kondusivitas di sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

“Dan kemarin juga ada bantuan dari Kokam dari Muhammadiyah itu ada 100 sampai 200 personel. Kemarin datang ke sini, siap support untuk pengamanan,” ujar Gus Rozaq saat ditemui di Kantor Yayasan PPBU, Selasa (18/8/2026).

Siapkan Ribuan Porsi Makanan Gratis

Dukungan Muhammadiyah tidak berhenti pada sektor keamanan. Organisasi tersebut juga menyiapkan posko kuliner bergerak untuk melayani para penggembira atau muhibbin yang diperkirakan memadati wilayah Kabupaten Jombang selama pelaksanaan muktamar.

Sebanyak 10.000 porsi bakso disiapkan untuk dibagikan secara gratis. Selain itu, Muhammadiyah juga menyediakan 10.000 porsi kopi dan telur hangat bagi masyarakat dan pengunjung yang berada di sekitar lokasi kegiatan.

Gus Rozaq mengapresiasi kontribusi tersebut karena bantuan konsumsi dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan para penggembira yang datang dari berbagai daerah.

“Selain Kokam, Alhamdulillah, Muhammadiyah juga memberikan kontribusi menyediakan makanan ringan untuk bakso 10.000 porsi dan kopi juga telur 10.000 porsi,” ungkapnya.

Muhammadiyah Siagakan Ambulans dan Tenaga Medis

Sinergi juga dilakukan dalam bidang kesehatan. Fasilitas kesehatan milik Muhammadiyah turut menyiagakan sejumlah ambulans dan tenaga medis lapangan di sekitar kawasan muktamar.

Tim medis tersebut ditempatkan berdampingan dengan posko kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang serta rumah sakit rujukan setempat. Kehadiran sejumlah fasilitas kesehatan itu untuk mengantisipasi kebutuhan medis maupun kondisi darurat yang dapat dialami peserta dan penggembira selama kegiatan berlangsung.

Dukungan lintas organisasi tersebut mendapat apresiasi dari Gus Rozaq. Ia menilai kehadiran personel Kokam, bantuan konsumsi, serta dukungan layanan kesehatan menjadi tambahan kekuatan bagi panitia lokal dalam mempersiapkan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Menurut dia, kolaborasi berbagai elemen masyarakat, organisasi keagamaan, dan instansi pemerintah membuat persiapan di kawasan Tambakberas kini telah mencapai lebih dari 80 persen.

Persiapan Muktamar Capai Lebih dari 80 Persen

Panitia lokal saat ini masih menyelesaikan sejumlah pekerjaan teknis menjelang pelaksanaan muktamar. Salah satunya adalah pemasangan sistem pendingin udara atau AC di tenda raksasa yang akan digunakan untuk upacara pembukaan.

Tenda tersebut juga disiapkan sebagai salah satu lokasi kegiatan utama, termasuk ruang khusus untuk pelaksanaan sidang pleno.

Secara keseluruhan, panitia lokal menyatakan kesiapan untuk menyambut kedatangan para kiai, delegasi muktamirin, serta para penggembira dari berbagai daerah di Indonesia.

Keterlibatan Muhammadiyah dalam pengamanan, penyediaan makanan gratis, dan layanan kesehatan menjadi gambaran nyata sinergi antarorganisasi keagamaan dalam mendukung kelancaran Muktamar ke-35 NU di Jombang.

Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perbedaan organisasi tidak menghalangi kerja sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menyukseskan agenda keumatan berskala besar.

(ameera/arrahmah.id)