Memuat...

Empat Warga Palestina Tewas Ditembak Tentara 'Israel' di Gaza

Zarah Amala
Jumat, 4 September 2026 / 23 Rabiulawal 1448 10:05
Empat Warga Palestina Tewas Ditembak Tentara 'Israel' di Gaza
Dua warga Palestina tewas di Beit Lahia, Jalur Gaza (Al Jazeera)

GAZA (Arrahmah.id) - Empat warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam serangkaian serangan 'Israel' yang menyasar sejumlah wilayah di Jalur Gaza pada Kamis (3/9/2026).

Serangan tersebut dilakukan menggunakan pesawat nirawak, tembakan dari kendaraan militer, serta helikopter 'Israel'. Serangan berlangsung di tengah berlanjutnya pelanggaran 'Israel' terhadap kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025.

Sumber medis melaporkan, seorang warga Palestina tewas dan dua lainnya terluka akibat serangan pesawat nirawak 'Israel' yang menargetkan kerumunan warga sipil di Jalan Al-Thawra, pusat Kota Gaza.

Seorang sumber medis mengatakan jenazah korban tiba di Rumah Sakit Al-Shifa, Kota Gaza, dalam kondisi tubuh yang tercerai-berai. Salah satu dari dua korban luka dilaporkan mengalami luka serius.

Sebelumnya, sumber-sumber setempat melaporkan dua warga Palestina tewas setelah ditembak pasukan 'Israel' di luar wilayah yang berada di bawah kendali pasukan 'Israel' di Beit Lahia, Gaza utara.

Koresponden Al Jazeera di Gaza, Nour Khaled, mengatakan salah satu korban merupakan seorang anak berusia 13 tahun. Korban lainnya adalah seorang pria dewasa yang sebelumnya mengalami luka parah dan meninggal dunia setelah dibawa ke sebuah titik medis.

Koresponden tersebut juga melaporkan bahwa kondisi layanan medis di Gaza utara mengalami kemerosotan parah. Pada Kamis pagi (3/9), pasukan 'Israel melepaskan tembakan secara intensif ke Rumah Sakit Kamal Adwan, satu-satunya rumah sakit pemerintah di wilayah tersebut.

Menurut Nour Khaled, pasukan 'Israel' pada Kamis pagi (3/9) melakukan penetrasi menggunakan kendaraan militer ke sejumlah kawasan permukiman di Beit Lahia dan sekitar Masjid Al-Ribat. Setelah itu, pasukan 'Israel' memperluas wilayah yang mereka kuasai dan menggeser apa yang disebut sebagai “garis kuning”.

Sejumlah wilayah lain di Gaza juga mengalami serangan 'Israel'. Di Gaza tengah, pasukan 'Israel' melepaskan tembakan ke arah Kamp Pengungsi Al-Bureij dan kawasan Wadi Gaza.

Di sisi lain, militer 'Israel' mengklaim telah “menewaskan dua warga Palestina yang mendekati pasukan kami dan melewati garis kuning di Gaza utara.”

Militer 'Israel' terus melancarkan perang di Jalur Gaza sejak 8 Oktober 2023. Menurut laporan tersebut, lebih dari 73.000 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 174.000 lainnya terluka. Sebagian besar korban merupakan anak-anak dan perempuan. Perang tersebut juga menyebabkan kehancuran luas yang berdampak pada sekitar 90 persen infrastruktur di Gaza. (zarahamala/arrahmah.id)