Memuat...

Imarah Islam Menolak Klaim Rusia Tentang Aktivitas ISIS di Afghanistan

Hanin Mazaya
Kamis, 28 Mei 2026 / 12 Zulhijah 1447 16:16
Imarah Islam Menolak Klaim Rusia Tentang Aktivitas ISIS di Afghanistan
(Foto: Tolo News)

KABUL (Arrahmah.id) - Menyusul pernyataan kepala Dinas Keamanan Federal Rusia mengenai aktivitas ISIS di Afghanistan, juru bicara Imarah Islam menolak klaim tersebut dan mendesak Moskow untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan dari kalangan intelijen tertentu.

Zabihullah Mujahid, menekankan situasi keamanan di Afghanistan, mengatakan bahwa ISIS telah sepenuhnya ditumpas di negara tersebut dan tidak ada kelompok yang diizinkan untuk menggunakan wilayah Afghanistan melawan negara lain.

“Kami menganggap klaim ini tidak benar. Tidak ada negara yang perlu khawatir tentang Afghanistan. Tidak ada individu atau kelompok yang diizinkan untuk melakukan aktivitas seperti itu. ISIS telah sepenuhnya dilenyapkan di Afghanistan, dan pasukan keamanan Afghanistan telah berjuang keras melawannya,” kata Zabihullah Mujahid, juru bicara Imarah Islam Afghanistan, seperti dilansir Tolo News (28/5/2026).

Reaksi ini muncul setelah Alexander Bortnikov, Direktur Dinas Keamanan Federal Rusia, mengatakan kemarin dalam pertemuan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka bahwa ISIS-Khorasan merekrut pejuang dari warga negara Asia Tengah dan pekerja migran di Rusia.

“ISIS-Khorasan kini secara aktif merekrut warga negara Tajikistan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, Kazakhstan, serta pekerja migran di Rusia. Sel-sel teroris rahasia sedang dibentuk dan serangan teroris sedang direncanakan,” tambah Bortnikov.

Hal ini terjadi ketika Menteri Pertahanan Imarah Islam tiba di Moskow kemarin untuk berpartisipasi dalam forum keamanan Rusia, sebuah acara tiga hari yang berfokus pada isu-isu keamanan regional. (haninmazaya/arrahmah.id)