Memuat...

Indonesia: Pengakuan Terhadap Imarah Islam Afghanistan Akan Selaras dengan Komunitas Internasional

Hanin Mazaya
Senin, 7 September 2026 / 26 Rabiulawal 1448 15:56
Indonesia: Pengakuan Terhadap Imarah Islam Afghanistan Akan Selaras dengan Komunitas Internasional
Nanda Avalist saat bertemu Menlu Imarah Islam Afghanistan. (Foto: ariananews.af)

KABUL (Arrahmah.id) - Kuasa Usaha Kedutaan Besar Indonesia di Kabul, saat menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan pengakuan terhadap Imarah Islam Afghanistan, menyatakan bahwa Indonesia akan menyelaraskan sikapnya terkait masalah tersebut dengan sikap komunitas internasional.

Pada saat yang sama, ia menekankan pentingnya memperluas hubungan dan kerja sama antara Afghanistan dan Indonesia, seraya menambahkan bahwa ikatan kedua negara memiliki akar sejarah yang mendalam, lansir Tolo News (6/9/2026).

Nanda Avalist, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Indonesia di Kabul, mengatakan: "Sebagai bagian dari komunitas dan sistem internasional, kita melangkah maju bersama di jalur ini. Pembangunan bangsa merupakan bidang yang sangat penting, namun hal itu tidak dapat dicapai dalam waktu singkat. Indonesia dan anggota komunitas internasional lainnya dapat memainkan peran positif dan konstruktif dalam proses ini."

Indonesia merupakan anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan para analis meyakini bahwa Indonesia dapat memanfaatkan posisi ini untuk membantu memperkuat interaksi serta kerja sama antara negara-negara Islam dan Afghanistan.

Omar Mukhtar Nikzad, seorang dosen universitas, mengatakan: "Memperluas hubungan antara Afghanistan dan negara-negara Islam tidak hanya penting secara politis, tetapi juga dari perspektif Islam. Indonesia dapat memainkan peran penting dalam mengembangkan kerja sama ini."

Wahid Faqiri, seorang pakar hubungan internasional, mengatakan: "Sikap Malaysia atau negara-negara lain terkait pengakuan memperjelas satu hal: reformasi harus terlebih dahulu dilakukan terhadap pendekatan yang diterapkan oleh pihak berwenang saat ini, dan setelah itu barulah masalah pengakuan dapat diselesaikan."

Meskipun Indonesia menyatakan bahwa sikapnya mengenai pengakuan terhadap Imarah Islam akan selaras dengan komunitas internasional, penekanannya pada perluasan hubungan dan kerja sama dengan Afghanistan mengindikasikan bahwa Jakarta berupaya mempertahankan serta mengembangkan lebih lanjut interaksinya saat ini dengan Kabul. (haninmazaya/arrahmah.id)