Memuat...

Fasilitas Air yang Telah Direhabilitasi di Idlib Siap Melayani 430.000 Warga

Hanin Mazaya
Senin, 7 September 2026 / 26 Rabiulawal 1448 16:13
Fasilitas Air yang Telah Direhabilitasi di Idlib Siap Melayani 430.000 Warga
(Foto: SANA)

IDLIB (Arrahmah.id) - Menteri Energi Mohammad al-Bashir meresmikan dua instalasi air yang telah direhabilitasi di wilayah pedesaan Idlib, Suriah, pada Ahad (6/9/2026), sehingga memulihkan pasokan air bagi sekitar 430.000 penduduk di Jabal al-Zawiya dan Maarat al-Numan.

Menurut Kementerian Energi, instalasi air al-Laj di Jabal al-Zawiya dan instalasi Bsida di Maarat al-Numan telah menjalani rehabilitasi menyeluruh yang mencakup sumur, stasiun pompa, reservoir, jaringan transmisi, dan sistem kelistrikan.

Di al-Laj, 19 sumur kembali dioperasikan, masing-masing dengan laju aliran rata-rata sekitar 50 meter kubik per jam. Sistem tenaga surya juga direhabilitasi dan instalasi tersebut dihubungkan ke jaringan listrik umum untuk meningkatkan stabilitas operasional.

Sistem yang telah dipulihkan ini diharapkan dapat menyediakan air minum yang aman bagi sekitar 300.000 orang di lebih dari 35 desa dan kota di wilayah Jabal al-Zawiya.

Rehabilitasi ini dilaksanakan dengan dukungan dari GOAL, World Vision and Amal, serta Bulan Sabit Merah Arab Suriah dan Perusahaan Umum Air Minum dan Saluran Pembuangan Air Limbah Idlib, lansir SANA.

Instalasi Bsida akan melayani 130.000 orang

Di Maarat al-Numan, rehabilitasi instalasi air Bsida mencakup pemasangan pompa celup (submersible), pipa logam, dan saluran pemompaan pada 12 sumur, serta pemasangan pompa horizontal, panel listrik, dan gardu transformator berkapasitas 2.000 kilowatt.

Tim teknis juga mengganti dan merehabilitasi saluran pemompaan sepanjang 5.400 meter yang memasok air ke reservoir al-Hamidiya serta melakukan pemeliharaan jaringan air di Maarat al-Numan.

Sistem tenaga surya parsial dipasang dan instalasi tersebut dihubungkan ke jaringan listrik umum, yang membantu meningkatkan keandalan pasokan air bagi sekitar 130.000 penduduk kota tersebut.

Rehabilitasi Bsida didukung oleh UNICEF, World Vision, dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC), bersama dengan Perusahaan Umum Air Minum dan Saluran Pembuangan Air Limbah Idlib.

Kementerian menyatakan bahwa pengoperasian kembali kedua instalasi tersebut akan memperkuat stabilitas pasokan air dan meningkatkan akses terhadap air minum yang aman dengan memulihkan infrastruktur utama pemompaan dan distribusi. (haninmazaya/arrahmah.id)