Memuat...

Kapolda Metro Jaya: 54 Orang Luka-Luka Akibat Ledakan di SMA 72 Kelapa Gading

Ameera
Jumat, 7 November 2025 / 17 Jumadilawal 1447 17:37
Kapolda Metro Jaya: 54 Orang Luka-Luka Akibat Ledakan di SMA 72 Kelapa Gading
Kapolda Metro Jaya: 54 Orang Luka-Luka Akibat Ledakan di SMA 72 Kelapa Gading

JAKARTA (Arrahmah.id) – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa sebanyak 54 orang mengalami luka-luka akibat ledakan yang terjadi di SMA 72, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025) siang.

“Data yang kita terima, 54 orang luka ringan dan sedang, bahkan ada yang sudah pulang. Sementara itu dulu, nanti kalau ada perkembangan lebih lanjut akan diinfokan lagi,” ujar Asep saat memberikan keterangan di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat sore.

Polda Metro Jaya telah melakukan pengamanan di lokasi kejadian dengan memasang garis polisi serta melakukan sterilisasi area oleh tim penjinak bom (Jibom) Gegana. Langkah tersebut diambil untuk memastikan tidak ada potensi ledakan susulan.

Selain itu, dua posko bantuan didirikan di RS Yarsi dan RS Islam Cempaka Putih untuk membantu proses identifikasi korban dan memberikan informasi kepada keluarga.

“Langkah-langkah membuat posko di Rumah Sakit Yarsi guna membantu keluarga korban yang mencari anak-anak didiknya yang sedang dirawat,” kata Asep.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab ledakan.

Menurutnya, proses penyisiran oleh tim Gegana dilakukan dengan hati-hati karena adanya prosedur khusus penanganan lokasi ledakan.

“Itu yang kita mau dalami. Lagi disisir juga sama Gegana karena ledakan itu kan ada SOP khusus. Jangan sampai kita olah TKP, ada ledakan susulan. Belum tahu asal muasal ledakan itu karena apa,” ujar Budi.

Budi menambahkan, berdasarkan informasi sementara, dua orang korban luka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Menurut informasi, dua korban dibawa ke rumah sakit. Ini masih didalami waktu kejadiannya,” pungkasnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti ledakan di SMA 72 tersebut, sementara kegiatan di area sekolah untuk sementara dihentikan demi keamanan.

(ameera/arrahmah.id)