DHAKA (Arrahmah.id) -- Seorang pria tewas di Distrik Cumilla, Bangladesh, setelah perdebatan terkait kegagalan penalti kapten Argentina Lionel Messi dalam laga Piala Dunia 2026 melawan Mesir berujung bentrokan fisik. Insiden yang terjadi saat warga menonton pertandingan di sebuah warung teh itu menyoroti fanatisme sepak bola yang berlebihan hingga memakan korban jiwa.
Dilansir Daily Star (11/7/2026), korban bernama Md Shariful Islam (35), seorang pengemudi becak listrik yang tinggal di Kota Cumilla. Peristiwa terjadi pada malam hari di kawasan Dhanpur, Adarsha Sadar Upazila, ketika para penonton menyaksikan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia antara Argentina dan Mesir.
Perdebatan muncul setelah Messi gagal mengeksekusi penalti, lalu berkembang menjadi pertengkaran sengit antarpendukung.
Petugas Pos Polisi Nazira Bazar, Shankar Kumar Das, mengatakan pertengkaran tersebut berubah menjadi aksi kekerasan. Dua pria yang diidentifikasi sebagai Babu dan Main Uddin Malu diduga memukul korban di bagian kepala hingga mengalami luka serius.
Warga kemudian membawa Shariful ke Rumah Sakit Cumilla Medical College, namun dokter menyatakan ia meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
“Perdebatan pecah setelah Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti. Situasi kemudian berubah menjadi bentrokan dan korban mengalami pukulan di kepala,” kata Shankar Kumar Das, sebagaimana dikutip media lokal.
Kepolisian Cumilla langsung melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku yang diduga terlibat. Kepala Kepolisian Kotwali Model Cumilla, Touhidul Anwar, menyatakan aparat telah menggelar operasi untuk mengidentifikasi dan menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban.
Tragedi tersebut memicu duka mendalam bagi keluarga korban. Istri korban, Beauty Banu, mempertanyakan bagaimana sebuah pertandingan sepak bola dapat berujung pada hilangnya nyawa seseorang.
“Bagaimana mungkin orang membunuh seseorang hanya karena pertandingan sepak bola? Saya ingin pelaku dihukum seberat-beratnya,” ujarnya kepada media Bangladesh. (hanoum/arrahmah.id)
