Memuat...

Netanyahu: Mesir Tidak Akan Membuka Perlintasan Rafah untuk Pengungsi Palestina

Hanin Mazaya
Jumat, 5 September 2025 / 13 Rabiulawal 1447 17:45
Netanyahu: Mesir Tidak Akan Membuka Perlintasan Rafah untuk Pengungsi Palestina
Pintu Perbatasan Rafah. (Foto: AFP)

TEL AVIV (Arrahmah.id) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu mengatakan ia dapat "membuka perlintasan Rafah bagi warga Palestina untuk pergi, tetapi akan segera ditutup oleh Mesir," merujuk pada penolakan tegas Kairo terhadap pemindahan paksa warga Palestina dari Jalur Gaza.

Pernyataannya ini merupakan bagian dari upaya Israel-AS untuk mendorong pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza ke negara-negara tetangga, termasuk Mesir, yang sangat menentang rencana tersebut. Warga Palestina di Jalur Gaza bersikeras untuk tetap tinggal di tanah mereka dan menolak semua skema pemindahan paksa, lansir MEMO (5/9/2025).

Dalam sebuah wawancara dengan saluran Telegram "Israel", Abu Ali Express, Netanyahu mengklaim bahwa terdapat berbagai rencana tentang bagaimana membangun kembali Gaza, "tetapi separuh penduduk ingin meninggalkan Gaza. Ini bukan pengusiran massal."

Ia melanjutkan dengan mengklaim: "Saya dapat membuka Rafah bagi mereka, tetapi akan segera ditutup oleh Mesir," dan menyatakan bahwa "hak untuk meninggalkan Gaza adalah hak dasar bagi setiap warga Palestina."

Netanyahu juga mengklaim: "Saya dan Presiden AS Donald Trump sepakat dalam hampir semua hal, bahkan saya akan mengatakan dalam semua hal," tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Trump sangat mendukung rencana penggusuran Netanyahu dan telah memberinya lampu hijau untuk melanjutkannya.

Warga Palestina menekankan keterikatan mereka pada tanah mereka dan penolakan penggusuran, sementara peringatan semakin meningkat atas langkah-langkah Israel-AS yang bertujuan mengakhiri perjuangan Palestina.

Mesir, melalui Presiden Abdel Fattah el-Sisi dan para pejabat senior, telah berulang kali menegaskan penolakannya yang kuat terhadap segala upaya penggusuran warga Palestina dari tanah mereka dengan dalih apa pun. (haninmazaya/arrahmah.id)