Memuat...

Pendukung Hizbullah Turun ke Jalan untuk Memprotes Kesepakatan dengan "Israel"

Hanin Mazaya
Sabtu, 27 Juni 2026 / 12 Muharam 1448 19:20
Pendukung Hizbullah Turun ke Jalan untuk Memprotes Kesepakatan dengan "Israel"
Pendukung Hizbullah memblokir jalan bandara lama di pinggiran selatan Beirut dengan ban yang terbakar sebagai protes terhadap perjanjian trilateral yang ditandatangani antara AS, "Israel", dan Lebanon pada 27 Juni 2026. (Foto: Ibrahim AMRO / AFP)

BEIRUT (Arrahmah.id) - Pendukung Hizbullah turun ke jalan-jalan Beirut pada Jumat malam untuk memprotes kesepakatan antara "Israel" dan Lebanon, sementara seorang anggota parlemen dari kelompok yang didukung Iran itu memperingatkan bahwa penegakan kesepakatan tersebut berisiko memicu perang saudara.

Kantor Berita Nasional (NNA) yang dikelola pemerintah melaporkan bahwa “pendukung Hizbullah mengendarai sepeda motor melalui jalan-jalan Beirut” termasuk daerah pusat dan di sepanjang jalan menuju bandara “sebagai protes terhadap perjanjian kerangka kerja yang diumumkan antara Lebanon dan Israel.”

“Pihak berwenang Lebanon tidak akan mampu memaksakan implementasi perjanjian yang ditandatangani di Washington kecuali mereka, dengan dukungan Amerika, menuju perang saudara,” kata anggota parlemen Hizbullah Hassan Fadlallah, yang partainya telah lama menolak pembicaraan langsung "Israel"-Lebanon, lansir AFP (27/6/2026).

Hizbullah akan menentang setiap tindakan yang diambil oleh otoritas Lebanon dan akan semakin mempertahankan senjatanya, menambahkan bahwa perlawanan kelompok tersebut "serius" dan tidak akan membiarkan otoritas menerapkan komitmen mereka di lapangan.

Ia menambahkan bahwa "apa yang terjadi di Washington adalah upaya untuk mengganggu jalan Islamabad, dan tanpa perlawanan (Hizbullah) tidak akan ada yang berhasil," merujuk pada kesepakatan awal antara AS dan Iran tentang penghentian perang Timur Tengah, yang mencakup Lebanon.

Rekaman yang beredar di media lokal dan media sosial menunjukkan ratusan pendukung Hizbullah dengan sepeda motor dan moped berkeliaran di pinggiran selatan Beirut, benteng kelompok tersebut, sebelum mereka menuju ke jantung ibu kota.

Beberapa berkumpul di dekat pusat pemerintahan dan memblokir jalan utama di dekatnya, sementara rekaman lain menunjukkan tentara mengusir pendukung Hizbullah yang memblokir jalan utama menuju bandara dengan ban yang terbakar, sebelum tentara membukanya kembali.

NNA mengatakan para pengunjuk rasa memblokir setidaknya satu jalan utama dengan ban yang terbakar. (haninmazaya/arrahmah.id)