Memuat...

Tanker Minyak Diserang Proyektil Tak Dikenal di Lepas Pantai Oman

Zarah Amala
Sabtu, 3 Oktober 2026 / 22 Rabiulakhir 1448 12:09
Tanker Minyak Diserang Proyektil Tak Dikenal di Lepas Pantai Oman
Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengkonfirmasi keselamatan seluruh awak kapal yang menjadi sasaran (Al Jazeera).

MUSKAT (Arrahmah.id) - Otoritas Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan sebuah kapal tanker minyak mentah terkena proyektil tak dikenal sekitar 4 mil laut sebelah timur Oman, Sabtu (3/10/2026).

Menurut UKMTO, laporan tersebut disampaikan oleh nakhoda kapal. Seluruh awak dilaporkan selamat dan tidak ada dampak lingkungan yang terdeteksi sejauh ini.

Insiden tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah UKMTO melaporkan serangan serupa terhadap sebuah tanker saat melintasi Selat Hormuz pada Kamis (1/10). Proyektil tak dikenal mengenai kapal dan memicu kebakaran di atas kapal. Tidak ada awak yang terluka.

UKMTO mengatakan pihaknya menerima laporan dari sumber ketiga mengenai insiden tersebut. Kerusakan kapal maupun kemungkinan dampak lingkungan masih dalam penyelidikan, termasuk untuk menentukan penyebab dan pihak yang bertanggung jawab.

UKMTO meminta kapal-kapal yang melintas di kawasan tersebut meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan aktivitas mencurigakan selama penyelidikan berlangsung.

Insiden terbaru itu terjadi ketika Iran tengah membahas aturan baru mengenai lalu lintas kapal di Selat Hormuz.

Kantor berita Tasnim mengutip juru bicara Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, Hassan Ghashghavi, yang mengatakan kapal dari negara-negara yang tidak dianggap musuh Iran nantinya harus memperoleh izin dari Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran untuk melintasi selat tersebut.

Rancangan undang-undang itu juga disebut melarang kapal berbendera 'Israel' atau negara yang dianggap Iran sebagai musuh untuk melintasi Selat Hormuz. Larangan juga berlaku bagi kapal yang terlibat dalam operasi militer terhadap Iran atau mengangkut muatan militer, menurut Ghashghavi.

Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi perdagangan energi global karena menjadi salah satu rute utama pengiriman minyak dan produk energi dari kawasan Teluk. (zarahamala/arrahmah.id)