Memuat...

Presiden Asy Syaraa: Kunjungan Macron Menandai Babak Baru Hubungan Suriah-Prancis

Hanin Mazaya
Rabu, 8 Juli 2026 / 23 Muharam 1448 15:27
Presiden Asy Syaraa: Kunjungan Macron Menandai Babak Baru Hubungan Suriah-Prancis
(Foto: SANA)

DAMASKUS (Arrahmah.id) - Presiden Ahmad Asy Syaraa mengatakan pada Rabu (8/7/2026) bahwa kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Damaskus menandai babak baru dalam hubungan Suriah-Prancis yang didasarkan pada rasa saling menghormati dan kepentingan bersama.

“Merupakan suatu kehormatan untuk menyambut Yang Mulia Presiden Emmanuel Macron di Damaskus, kota sejarah dan peradaban, dalam kunjungan yang menandai awal babak baru dalam hubungan Suriah-Prancis, yang didasarkan pada rasa saling menghormati dan kepentingan bersama,” kata Presiden Asy Syaraa dalam sebuah unggahan di X, seperti dilansir SANA.

“Diskusi kami menghasilkan langkah-langkah praktis untuk memperkuat kerja sama antara kedua negara kita, terutama kesepakatan untuk pertukaran duta besar, dan penandatanganan sejumlah perjanjian strategis dan Nota Kesepahaman di bidang energi dan rekonstruksi, dengan cara yang memajukan aspirasi kedua bangsa kita dan mendukung upaya menuju pembangunan dan stabilitas,” tambahnya.

Presiden Macron tiba di Damaskus pada Senin dengan memimpin delegasi tingkat tinggi, menandai kunjungan pertama presiden Prancis ke Suriah sejak 2009 dan yang pertama sejak jatuhnya rezim yang digulingkan. Selama kunjungan tersebut, kedua pemimpin menandatangani perjanjian pertukaran duta besar dan meluncurkan komite ekonomi bersama.

Perjanjian tersebut mencakup deklarasi niat untuk mengembalikan 50 juta euro yang disita dari Rifaat al-Assad untuk mendanai proyek-proyek pembangunan di Suriah, serta nota kesepahaman di bidang energi, perbankan, dan infrastruktur. Kunjungan ini mencerminkan babak baru dalam hubungan bilateral antara kedua negara.  (haninmazaya/arrahmah.id)