LAMPUNG (Arrahmah.id) – Sebuah foto yang memperlihatkan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, bersama seorang ahli gizi memegang tumpukan uang tunai viral di media sosial.
Menyikapi beredarnya foto tersebut, Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Lampung langsung meminta klarifikasi kepada pihak terkait.
Dalam foto yang beredar luas, tampak dua perempuan memegang uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu yang disusun dalam beberapa tumpukan. Pada foto lainnya, uang tersebut terlihat dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam.
Unggahan itu memicu berbagai reaksi warganet. Sejumlah akun media sosial mempertanyakan asal-usul uang yang terlihat dalam foto tersebut dan meminta agar dilakukan penelusuran secara menyeluruh untuk menghindari berbagai spekulasi.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Lampung, Achmad Hery Setiawan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan koordinator wilayah serta Kepala SPPG Kabupaten Pesisir Barat guna meminta penjelasan terkait beredarnya foto tersebut.
Menurut Achmad, informasi sementara yang diterimanya menyebutkan bahwa foto tersebut merupakan dokumentasi lama yang kembali diunggah dan disebarluaskan di media sosial sehingga memunculkan berbagai dugaan di tengah masyarakat.
Meski demikian, KPPG Lampung belum mengambil kesimpulan dan masih melakukan pendalaman untuk memastikan fakta yang sebenarnya. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan agar informasi yang beredar dapat diverifikasi secara menyeluruh.
"Kami masih melakukan koordinasi dan meminta klarifikasi lebih lanjut agar informasi yang berkembang dapat dipastikan kebenarannya," ujar Achmad Hery Setiawan kepada wartawan, Sabtu (18/7/2026).
Hingga saat ini, KPPG Provinsi Lampung belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai asal-usul uang dalam foto tersebut maupun hasil klarifikasi dari Kepala SPPG yang bersangkutan.
Pihaknya meminta masyarakat menunggu hasil pendalaman resmi agar tidak muncul kesimpulan yang belum didukung fakta.
(ameera/arrahmah.id)
