FAIZABAD (Arrahmah.id) -- Wali Kota Faizabad yang ditunjuk Taliban atau Imarah Islam Afghanistan (IIA), Abdul Rahman Mansour, tewas dalam serangan ledakan di ibu kota Provinsi Badakhshan, Afghanistan, Kamis (13/8/2026). Kelompok National Resistance Front (NRF) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, yang terjadi ketika Mansour berada di dalam kendaraan dekat gedung pemerintahan kota.
Dilansir Afghanistan International (13/8), ledakan terjadi sekitar tengah hari di kawasan Shahr-e Kohna, sekitar 100 meter dari kantor gubernur Badakhshan. Kendaraan yang membawa Mansour disebut terbakar dan hancur akibat ledakan.
NRF menyatakan sejumlah pengawal Mansour juga tewas dalam serangan tersebut, meski jumlah korban secara pasti belum dikonfirmasi secara independen.
NRF merupakan salah satu kelompok bersenjata yang menentang pemerintahan IIA. Klaim kelompok itu muncul ketika aktivitas kelompok-kelompok anti-Taliban di Badakhshan sedang meningkat.
Dalam beberapa pekan terakhir, wilayah tersebut menjadi lokasi sejumlah serangan terhadap posisi dan pejabat IIA. Pada 28 Juli, misalnya, pejabat informasi dan kebudayaan IIA di Badakhshan, Zabihullah Amiri, tewas dalam serangan bersenjata ketika dalam perjalanan menuju Faizabad.
Kondisi keamanan di Badakhshan juga memburuk akibat pertempuran antara IIA dan kelompok oposisi bersenjata. Pada Juli, Afghanistan Freedom Front (AFF) mengklaim menewaskan sedikitnya 21 anggota IIA dan melukai 37 lainnya dalam pertempuran di Distrik Zebak. IIA membantah sebagian klaim tersebut dan mengatakan lima penyerang tewas. Amu TV menyebut masing-masing pihak memberikan versi berbeda mengenai korban dan hasil pertempuran.
Dalam perkembangan terbaru, pertempuran juga berlangsung di Distrik Nusay, Badakhshan, antara pasukan IIA dan kelompok yang loyal kepada komandan yang berselisih dengan kepemimpinan IIA, Juma Khan Fateh. Laporan lokal menyebut IIA mengirim tambahan pasukan dari Kunduz, Balkh, dan Kabul ke wilayah tersebut, sementara sejumlah jalur menuju pusat distrik dilaporkan terputus akibat pertempuran.
IIA sendiri belum memberikan keterangan resmi mengenai kematian Mansour dalam laporan yang menjadi dasar pemberitaan tersebut.
Serangan terhadap Mansour menambah daftar serangan terhadap pejabat IIA di Badakhshan. Sebelumnya, Zabihullah Amiri dikonfirmasi tewas setelah dua penyerang bersenjata sepeda motor menyerangnya di jalan Baharak–Faizabad. Dalam kasus tersebut, polisi IIA mengatakan satu penyerang tewas dan penyerang lainnya ditangkap. (hanoum/arrahmah.id)
