KABUL (Arrahmah.id) - Dalam pesan Iduladha-nya, Amir Imarah Islam Afghanistan mengatakan bahwa Imarah Islam berupaya memperluas hubungan politik dan ekonomi dengan semua negara di dunia, terutama negara-negara Islam, dalam kerangka prinsip-prinsip Syariah Islam, dan telah memenuhi tanggung jawabnya dalam hal ini.
Hamdullah Fitrat, wakil juru bicara Imarah Islam Afghanistan, mengutip amir Imarah Islam, mengatakan: “Imarah Islam berupaya menjalin hubungan politik dan ekonomi dengan seluruh dunia, terutama negara-negara Islam, berdasarkan prinsip-prinsip Syariah, dan telah memenuhi kewajibannya dalam hal ini.”
Syekh Hibatullah Akhundzada juga menginstruksikan para pejabat keamanan untuk memberikan perhatian khusus selama liburan Idul Adha untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan rakyat, dan untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan demi perdamaian dan kebahagiaan warga negara, lansir Tolo News (25/5/2026).
Amir Imarah Islam menambahkan bahwa dengan berdirinya sistem Islam, hak-hak Syariah warga negara telah terjamin dan penindasan serta pelanggaran telah dicegah.
Hamdullah Fitrat juga mengatakan: “Para pejabat Imarah Islam telah diinstruksikan untuk sepenuhnya mematuhi perintah dan larangan Allah SWT dalam tanggung jawab mereka dan untuk melaksanakan tugas mereka dengan benar dalam melayani rakyat dan memastikan keamanan serta kesejahteraan umum sesuai dengan syariat Islam.”
Analis politik Dawood Shiraz mengatakan: “Pesan pemimpin Imarah Islam adalah pesan positif bagi rakyat dan pemerintah dan menunjukkan bahwa memastikan keamanan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kerja sama antara rakyat dan pemerintah dapat memperkuat keamanan.”
Amir Imarah Islam juga menyerukan kepada para pejabat untuk lebih memperhatikan situasi para migran yang kembali dan untuk menyediakan fasilitas yang diperlukan untuk distribusi lahan, transportasi, dan pemukiman kembali.
Dalam bagian lain dari pesannya, Sheikh Hibatullah Akhundzada mendesak para investor Afghanistan dan pejabat Imarah Islam untuk membantu keluarga miskin, anak yatim piatu, janda, dan migran yang kembali selama liburan Iduladha dan mengajak mereka untuk ikut serta dalam kegembiraan Hari Raya.
Analis politik Samiullah Ahmadzai mengatakan: “Menangani situasi migran sangat penting dalam kondisi saat ini karena jutaan migran, terutama dari Pakistan, telah dideportasi secara paksa dan membutuhkan dukungan serta kerja sama. Bersama pemerintah, pengusaha dan investor Afghanistan juga harus berkontribusi untuk membantu para migran.”
Amir Imarah Islam juga menginstruksikan para pejabat untuk sepenuhnya mematuhi perintah dan larangan Islam dalam menjalankan tugas mereka, menghindari kelalaian dalam melayani rakyat, dan menangani urusan warga negara dengan cepat dan tepat. (haninmazaya/arrahmah.id)
