WASHINGTON (Arrahmah.id) -- Anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Republik, Randy Fine, menuai kontroversi setelah menyatakan bahwa "tidak ada yang namanya orang Palestina" dalam sebuah wawancara yang ditayangkan pada Sabtu (5/7/2026).
Dalam kesempatan itu, seperti dilansir Al Jazeera (6/7), Fine juga mengklaim bahwa penduduk yang disebut sebagai warga Palestina sebenarnya berasal dari Arab Saudi atau wilayah Arab lainnya.
Pernyataan tersebut memicu kritik dari berbagai kalangan karena dinilai mengingkari identitas nasional Palestina yang telah diakui secara luas oleh komunitas internasional.
Dalam wawancara di program The Next Generation, Randy Fine menyatakan bahwa istilah "Palestina" merupakan identitas yang menurutnya baru muncul pada abad ke-20. Ia kemudian mengaitkan asal-usul masyarakat Palestina dengan negara-negara Arab di kawasan, termasuk Arab Saudi.
Pernyataan itu segera menyebar di media sosial dan memicu perdebatan luas mengenai sejarah serta identitas bangsa Palestina.
Randy Fine mengatakan, "Tidak ada yang namanya orang Palestina. Mereka bukan bangsa Palestina. Mereka pada dasarnya adalah orang-orang Arab, termasuk yang berasal dari Arab Saudi dan wilayah sekitarnya."
Pernyataan Fine mendapat kritik karena bertentangan dengan pengakuan internasional terhadap identitas rakyat Palestina. Saat ini, Negara Palestina diakui oleh lebih dari 140 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan berstatus sebagai negara pengamat nonanggota di PBB.
Sejumlah sejarawan juga mencatat bahwa identitas Palestina telah berkembang selama berabad-abad dan menguat pada era modern seiring perkembangan nasionalisme di kawasan Timur Tengah.
Kontroversi ini menambah daftar panjang pernyataan Randy Fine mengenai isu Palestina dan Islam. Sebelumnya, anggota Kongres dari Florida tersebut juga beberapa kali menuai kecaman atas komentar yang dianggap bernada anti-Palestina dan anti-Muslim.
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Arab Saudi maupun Otoritas Palestina terkait pernyataan terbaru Fine tersebut. (hanoum/arrahmah.id)
