Memuat...

Masjid-masjid di Pinggiran Paris Jadi Tempat Berteduh Warga di Tengah Krisis Cuaca

Zarah Amala
Senin, 6 Juli 2026 / 21 Muharam 1448 11:13
Masjid-masjid di Pinggiran Paris Jadi Tempat Berteduh Warga di Tengah Krisis Cuaca
Masjid-masjid di Prancis menyambut semua orang selama inisiatif untuk melindungi dari gelombang panas (Al Jazeera)

MONTREUIL (Arrahmah.id) - Di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda Prancis selama beberapa hari terakhir, sejumlah masjid di wilayah Montreuil, pinggiran timur Paris, mengambil inisiatif kemanusiaan dengan membuka pintu bagi masyarakat umum. Masjid-masjid ini berfungsi sebagai tempat perlindungan dari suhu udara yang menyengat bagi siapa pun yang membutuhkan.

Inisiatif yang berlangsung selama kurang lebih 10 hari ini menyediakan fasilitas ruangan berpendingin udara bagi warga, terutama kelompok lansia dan pejalan kaki, agar dapat beristirahat dari suhu panas yang mematikan. Di dalam masjid, aula shalat diubah menjadi tempat rehat yang dilengkapi dengan kursi dan karpet. Selain itu, pihak pengurus masjid menyediakan pasokan air minum dingin serta kurma bagi para pengunjung.

Kepala Dewan Muslim Montreuil, Hassan Hermouz, menyatakan bahwa inisiatif ini muncul saat mereka melihat banyak warga di jalanan berjuang mencari tempat berlindung dari suhu udara yang ekstrem. "Masjid tetap terbuka untuk semua orang tanpa terkecuali, bukan hanya untuk umat Muslim. Ini adalah perwujudan dari nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Islam," ujarnya.

Imam Masjid Al-Islah, Ibrahim Belhaj, menambahkan bahwa tujuan utama inisiatif ini adalah untuk meringankan beban masyarakat setempat di tengah krisis cuaca. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran sosial yang vital dalam melayani masyarakat saat terjadi krisis, terlepas dari latar belakang atau keyakinan mereka.

"Membuka pintu masjid bagi siapa saja yang membutuhkan bantuan adalah bentuk nyata dari nilai kerja sama dan kasih sayang dalam Islam. Ini adalah bukti konkret bahwa koeksistensi bukanlah sekadar kata-kata, melainkan perilaku nyata," ungkap Belhaj.

Langkah ini dinilai sebagai upaya positif dalam memperkuat integrasi sosial dan melawan stigma negatif terhadap komunitas Muslim di Prancis. Dengan memberikan kontribusi langsung bagi lingkungan sekitar di tengah kondisi darurat, inisiatif ini menunjukkan bahwa institusi keagamaan dapat berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan sosial masyarakat luas.

Di tengah peringatan terus-menerus dari otoritas Prancis mengenai bahaya cuaca panas, peran masjid di Montreuil ini menunjukkan fungsi sosial rumah ibadah yang lebih luas dalam menghadapi tantangan krisis iklim. (zarahamala/arrahmah.id)