Memuat...

Saraya Ansar al-Sunna Klaim Bom Kafe Damaskus

Hanoum
Senin, 6 Juli 2026 / 21 Muharam 1448 03:15
Saraya Ansar al-Sunna Klaim Bom Kafe Damaskus
Tangkapan layar video terbaru yang dirilis oleh Saraya Ansar al-Sunna di Telegram, pada 15 Oktober 2025. [Foto: Enab Baladi]

DAMASKUS(Arrahmah.id) -- Kelompok militan Saraya Ansar al-Sunna mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom yang mengguncang sebuah kafe di kawasan Damaskus, Suriah, pada Sabtu (5/7/2026) malam.

Serangan yang menewaskan dan melukai sejumlah warga sipil itu menjadi salah satu aksi paling mematikan di ibu kota Suriah dalam beberapa bulan terakhir, sekaligus memicu penyelidikan aparat keamanan mengenai pelaku dan motif serangan.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Suriah, seperti dilansir BBC (5/7), tim keamanan dan penyelamat segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban serta mengamankan area kejadian.

Tidak lama setelah insiden itu, Saraya Ansar al-Sunna merilis pernyataan melalui saluran media yang berafiliasi dengan kelompok tersebut dan mengklaim bahwa anggotanya berada di balik serangan bom tersebut.

Dalam pernyataannya, Saraya Ansar al-Sunna menyebut, "Operasi ini merupakan bagian dari kampanye kami dan akan terus berlanjut terhadap target-target yang kami anggap sebagai musuh."

Pemerintah Suriah mengecam keras serangan tersebut dan menegaskan bahwa aparat keamanan akan memburu seluruh pihak yang terlibat.

Seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Suriah mengatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi pelaku, jaringan pendukung, serta metode yang digunakan dalam aksi pengeboman itu.

Serangan tersebut juga memunculkan kembali kekhawatiran mengenai aktivitas kelompok-kelompok bersenjata meskipun tingkat kekerasan di Damaskus telah menurun dibandingkan beberapa tahun terakhir.

Menurut laporan Reuters, kemunculan nama Saraya Ansar al-Sunna dalam klaim serangan ini menarik perhatian karena kelompok tersebut relatif baru dikenal dibandingkan organisasi militan lain yang pernah beroperasi di Suriah. (hanoum/arrahmah.id)