GAZA (Arrahmah.id) - Brigade Al-Qassam, sayap militer gerakan perlawanan Hamas, merilis rekaman video yang mendokumentasikan aksi tempur pejuangnya, Hamdi Muhammad Abu Taha, termasuk momen terakhir sebelum ia gugur saat melakukan penyergapan terhadap pasukan pendudukan 'Israel' di Jalur Gaza.
Dalam rekaman yang disebarluaskan oleh Brigade Al-Qassam, terlihat Hamdi Abu Taha, pejuang yang berasal dari Khan Yunis, keluar dari sebuah terowongan bersama rekan seperjuangannya untuk menargetkan kendaraan militer 'Israel' dengan proyektil anti-tank. Serangan tersebut dilaporkan berhasil mengenai sasaran dan membakar kendaraan militer pendudukan.
Brigade Al-Qassam menyatakan bahwa bentrokan sengit pecah tak lama setelah serangan tersebut. Hamdi Abu Taha dilaporkan gugur pada 30 September 2024 saat berusaha kembali ke terowongan setelah mengalami luka dalam pertempuran melawan pasukan 'Israel'.
Hamdi Abu Taha lahir pada 10 Februari 1997. Ia merupakan anggota Batalion Osama bin Zaid (Batalion Selatan) yang berada di bawah Brigade Khan Yunis, Brigade Al-Qassam. Ia tercatat aktif berpartisipasi dalam berbagai operasi penyergapan terhadap pasukan pendudukan yang menyusup ke wilayah Gaza selama perang berlangsung.
Sejak Oktober 2023, Brigade Al-Qassam secara rutin merilis rekaman video yang menunjukkan operasi militernya di Jalur Gaza. Operasi-operasi ini mencakup penyergapan dari jarak dekat, penghancuran tank, serta penargetan kendaraan lapis baja 'Israel' yang menyusup ke lingkungan pemukiman. Berdasarkan laporan pihak perlawanan, serangkaian serangan ini telah mengakibatkan ratusan tentara 'Israel' tewas dan terluka, serta menghancurkan berbagai jenis alat utama sistem persenjataan militer pendudukan. (zarahamala/arrahmah.id)
