Memuat...

Dua Anggota IRGC Ditembak Mati di Iran

Hanin Mazaya
Selasa, 30 Juni 2026 / 15 Muharam 1448 18:51
Dua Anggota IRGC Ditembak Mati di Iran
(Foto: Al Mayadeen, arsip)

TEHERAN (Arrahmah.id) - Para penyerang menembak mati dua anggota Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) di rumah mereka di kota Paveh, barat, dekat perbatasan dengan wilayah Kurdistan Irak, lapor media pemerintah pada Selasa (30/6/2026).

Belum jelas siapa yang berada di balik penembakan itu, tetapi Teheran sering menyalahkan kelompok separatis Kurdi di daerah tersebut atas kekerasan sebelumnya, menuduh mereka memiliki hubungan dengan Amerika Serikat dan "Israel".

Kedua anggota IRGC tersebut tewas dalam "tindakan teroris dan pengecut," klaim televisi pemerintah, sementara dua anggota IRGC lainnya terluka, lansir AFP.

Televisi pemerintah mengatakan "rincian pasti dari insiden ini dan langkah-langkah yang diambil untuk mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab sedang ditinjau."

Secara terpisah, "kendaraan sebuah keluarga diberondong peluru" pada Senin di kota Saravan di provinsi Sistan-Baluchistan, tenggara, menewaskan sang ayah dan melukai sang ibu, lapor televisi pemerintah.

Wanita itu kemudian meninggal karena luka-lukanya.

Pihak berwenang belum segera mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab atau memberikan rincian lebih lanjut tentang para korban.

Namun, televisi pemerintah mengatakan serangan itu "dilakukan oleh tentara bayaran Zionis-Amerika," sebuah istilah yang umum digunakan pejabat Iran untuk kelompok separatis dan militan.

Sistan-Baluchistan, yang berbatasan dengan Pakistan dan Afghanistan, telah lama menyaksikan bentrokan antara pasukan keamanan, pemberontak, dan penyelundup narkoba.

Sebagai salah satu provinsi termiskin di Iran, Sistan-Baluchistan merupakan rumah bagi populasi etnis Baloch yang cukup besar, sebagian besar di antaranya adalah Muslim Sunni di negara mayoritas Syiah. (haninmazaya/arrahmah.id)