Memuat...

Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Mesir, Getaran Terasa hingga Timur Tengah

Hanoum
Selasa, 4 Agustus 2026 / 21 Safar 1448 03:51
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Mesir, Getaran Terasa hingga Timur Tengah
Tangkapan layar. [Foto: Albawaba]

KAIRO (Arrahmah.id) -- Gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo mengguncang wilayah utara Kota Suez, Mesir, pada Senin (3/8/2026) dini hari. Guncangan yang terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat itu sempat memicu kepanikan warga di sejumlah kota, termasuk Kairo, namun hingga kini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan besar akibat peristiwa tersebut.

Menurut Institut Nasional Penelitian Astronomi dan Geofisika Mesir (NRIAG), seperti dilansir Reuters (3/8), episentrum gempa berada sekitar 38 kilometer di utara Suez dengan kedalaman relatif dangkal. Getaran dirasakan di berbagai wilayah Mesir bagian timur dan utara, bahkan dilaporkan terasa hingga Israel, Yordania, Lebanon, dan beberapa negara kawasan Timur Tengah lainnya.

Tak lama setelah gempa terjadi, pemerintah Mesir mengaktifkan prosedur tanggap darurat. Kementerian Kesehatan, Bulan Sabit Merah Mesir, serta otoritas lokal di sejumlah provinsi segera meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan maupun laporan korban. Meski demikian, pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada kerusakan signifikan pada infrastruktur maupun fasilitas publik.

Menteri Pembangunan Daerah Mesir, Manal Awad, mengatakan pemerintah terus memantau kondisi di seluruh wilayah yang terdampak getaran. Ia menegaskan bahwa hingga beberapa jam setelah gempa tidak ditemukan korban maupun kerusakan serius.

"Tidak ada laporan korban luka maupun kerusakan akibat gempa. Kami telah mengambil langkah-langkah pencegahan, terutama untuk memeriksa bangunan tua dan fasilitas publik guna memastikan keselamatan warga," kata Manal Awad dalam pernyataan resminya. dikutip dari Albawaba.

Egypt Today melaporkan banyak warga Kairo berhamburan keluar rumah dan apartemen setelah merasakan guncangan cukup kuat menjelang fajar. Sejumlah pengguna media sosial juga membagikan pengalaman mereka saat lampu gantung dan perabot rumah bergetar selama beberapa detik. Namun aktivitas di ibu kota berangsur normal setelah otoritas memastikan tidak ada ancaman lanjutan yang signifikan.

Pusat Geosains Jerman (GFZ) dan sejumlah lembaga pemantau gempa internasional mencatat kekuatan gempa antara 5,4 hingga 5,6 magnitudo. Perbedaan angka tersebut merupakan hal yang umum karena metode pengukuran dan pembaruan data yang berbeda dari masing-masing lembaga pemantau.

Gempa kali ini menjadi salah satu yang paling kuat dirasakan di Mesir dalam beberapa tahun terakhir. Otoritas Mesir menyatakan akan terus memantau aktivitas seismik di kawasan Teluk Suez dan Laut Merah guna memastikan keselamatan masyarakat serta kesiapan menghadapi kemungkinan gempa susulan. (hanoum/arrahmah.id)