Memuat...

Houthi Klaim Serang Bandara Najran Arab Saudi dengan Drone

Hanoum
Rabu, 5 Agustus 2026 / 22 Safar 1448 03:47
Houthi Klaim Serang Bandara Najran Arab Saudi dengan Drone
Aktivis Houthi berdiri di atas sebuah platform dengan latar belakang spanduk bergambar rudal Houthi, pada unjuk rasa anti-Arab Saudi di tengah eskalasi konflik dengan kerajaan tersebut, di Sanaa, Yaman, 31 Juli 2026. [Foto: Reuters]

SANAA (Arrahmah.id) -- Milisi Syiah Houthi Yaman mengklaim telah melancarkan serangan pesawat nirawak terhadap sebuah target strategis di Bandara Najran, Arab Saudi, pada Selasa (4/8/2026). Serangan yang diklaim dilakukan menggunakan drone itu disebut sebagai balasan atas dugaan pelanggaran wilayah udara Yaman oleh pesawat nirawak Saudi.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan melalui saluran Telegram resmi kelompok tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency (4/8), bahwa serangan menyasar "target sensitif" di Bandara Najran, yang berada di wilayah selatan Arab Saudi dekat perbatasan Yaman.

Menurutnya, operasi dilakukan menggunakan drone dan berhasil mengenai sasaran. Namun, Houthi tidak menyertakan bukti visual ataupun rincian mengenai tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

Dalam pernyataannya, Yahya Saree menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan respons atas aktivitas militer Saudi di wilayah udara Yaman.

"Kami berhasil menargetkan sebuah sasaran sensitif milik musuh Saudi di Bandara Najran menggunakan pesawat nirawak. Operasi ini merupakan respons terhadap pelanggaran wilayah udara Provinsi Saada dan Hajjah oleh drone-drone Saudi," ujar Yahya Saree.

Sumber regional yang dikutip The Jerusalem Post menyebut radar utama Bandara Najran kemungkinan terkena serangan sehingga sempat memengaruhi operasional bandara. Meski demikian, informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan belum ada pernyataan resmi dari otoritas penerbangan sipil Arab Saudi mengenai kondisi fasilitas tersebut.

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Houthi dan Arab Saudi. Dalam beberapa pekan terakhir, kelompok Houthi mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi dan mengklaim telah menyerang sejumlah target ekonomi serta fasilitas transportasi kerajaan.

Sementara itu, Riyadh tengah membentuk koalisi maritim internasional untuk mengamankan jalur pelayaran di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb dari ancaman serangan kelompok tersebut.

Bandara Najran sendiri beberapa kali menjadi sasaran serangan Houthi sejak konflik Yaman pecah pada 2015. Letaknya yang berada tidak jauh dari perbatasan menjadikan fasilitas tersebut salah satu target utama dalam konflik lintas batas antara kelompok Houthi dan Arab Saudi. (hanoum/arrahmah.id)