Memuat...

IIA Siapkan Operasi Besar di Badakhshan

Hanoum
Kamis, 30 Juli 2026 / 16 Safar 1448 04:16
IIA Siapkan Operasi Besar di Badakhshan
Pejabat IIA. [Foto: Afghanistan International]

KABUL (Arrahmah.id) -- Pemerintah Taliban atau Imarah Islam Afghanistan) dilaporkan tengah mempersiapkan operasi militer berskala besar di Provinsi Badakhshan, Afghanistan timur laut, menyusul meningkatnya serangan kelompok-kelompok oposisi bersenjata terhadap pasukan mereka. Langkah ini menandai eskalasi terbaru dalam upaya IIA menekan perlawanan yang masih aktif hampir lima tahun setelah mereka kembali berkuasa di Afghanistan.

Menurut laporan Afghanistan International (29/7/2026), IIA telah mengerahkan tambahan pasukan dan sejumlah komandan senior ke Badakhshan. Sumber-sumber lokal menyebut ratusan anggota pasukan khusus IIA dari Panjshir dan beberapa provinsi lain telah dikirim ke wilayah tersebut untuk mendukung operasi yang direncanakan berlangsung di beberapa distrik yang dianggap menjadi basis aktivitas kelompok oposisi.

Badakhshan dalam beberapa bulan terakhir menjadi salah satu titik panas keamanan di Afghanistan. Kelompok-kelompok anti-Taliban seperti Afghanistan Freedom Front (AFF) dan National Resistance Front (NRF) mengklaim telah melancarkan sejumlah serangan terhadap pos pemeriksaan, kendaraan militer, dan instalasi keamanan IIA di provinsi tersebut. Sejumlah laporan menyebut pola serangan mereka semakin terorganisasi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sumber yang dikutip Afghanistan International mengatakan bahwa IIA sedang mempersiapkan "operasi besar-besaran" untuk memulihkan kendali penuh atas wilayah yang dianggap rawan.

Sumber tersebut menyatakan, "TIIA sedang mempersiapkan operasi skala besar setelah meningkatnya serangan kelompok oposisi dan telah mengirim lebih banyak pasukan serta komandan senior ke Badakhshan."

Laporan juga menyebut IIA telah memperketat pengamanan di sejumlah jalur menuju wilayah Darwaz dan Shighnan. Pos-pos pemeriksaan tambahan didirikan, sementara upaya pelucutan senjata terhadap anggota IIA lokal yang tidak tergabung dalam unit militer resmi turut ditingkatkan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kemungkinan dukungan terhadap kelompok-kelompok yang menentang kepemimpinan IIA.

Ketegangan di Badakhshan semakin meningkat setelah serangkaian insiden keamanan, termasuk serangan terhadap pejabat IIA. Pada 28 Juli, Direktur Informasi dan Kebudayaan Badakhshan, Zabihullah Amiri, tewas ditembak orang bersenjata dalam perjalanan menuju ibu kota provinsi Faizabad. Kementerian Informasi IIA menyatakan satu pelaku tewas di lokasi dan satu lainnya berhasil ditangkap.

Hingga kini, IIA belum mengumumkan secara resmi kapan operasi tersebut akan dimulai. Namun pengerahan pasukan tambahan dan peningkatan aktivitas militer di Badakhshan mengindikasikan bahwa operasi dapat dilaksanakan dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya IIA mengonsolidasikan kekuasaan dan meredam perlawanan bersenjata yang terus berkembang di kawasan tersebut.(hanoum/arrahmah.id)