Memuat...

Telepon Syekh Al Azhar Bikin Haru Juara Tunanetra Mesir

Hanoum
Kamis, 30 Juli 2026 / 16 Safar 1448 04:24
Telepon Syekh Al Azhar Bikin Haru Juara Tunanetra Mesir
Hazem Mustafa Yassin. [Foto: Al Jazeera]

KAIRO (Arrahmah.id) -- Kebahagiaan besar dirasakan Hazem Mustafa Yassin, siswa tunanetra yang meraih peringkat pertama dalam ujian sekolah menengah Al-Azhar untuk kategori siswa penyandang disabilitas netra di Mesir. Kebahagiaan itu semakin lengkap setelah ia menerima telepon langsung dari Imam Besar Al-Azhar, Dr. Ahmed Al-Tayeb, yang menyampaikan ucapan selamat atas prestasi akademiknya.

Dilansir Al Jazeera (28/7/2026), momen tersebut menjadi sorotan luas di Mesir dan dunia Arab karena menggambarkan perjuangan seorang pelajar tunanetra yang berhasil mencapai prestasi tertinggi di lembaga pendidikan Islam terkemuka tersebut.

Hazem, yang diumumkan sebagai peraih nilai tertinggi dalam hasil ujian Tsanawiyah Al-Azhariyah 2026 untuk siswa tunanetra, menerima panggilan telepon dari Syekh Al-Azhar tak lama setelah hasil resmi diumumkan.

Dalam percakapan itu, Ahmed Al-Tayeb memuji ketekunan dan kesungguhan Hazem dalam menuntut ilmu serta mendoakan kesuksesannya di masa depan.

Menurut media Mesir, Al-Tayeb juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga Hazem yang telah mendukung perjalanan pendidikannya.

Dalam wawancara yang dikutip sejumlah media Arab, Hazem mengaku masih sulit melupakan momen ketika menerima telepon tersebut.

"Saya sangat bahagia saat menerima telepon dari Yang Mulia Syekh Al-Azhar. Namun yang lebih membahagiakan adalah melihat kegembiraan ibu saya. Saya tidak bisa menggambarkan betapa besarnya kebahagiaan beliau setelah menerima kabar dan panggilan itu," ujar Hazem Mustafa Yassin.

Hazem menjelaskan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari dukungan sang ibu yang selama bertahun-tahun mendampinginya belajar. Ia menyebut ibunya sebagai faktor utama di balik prestasi yang diraihnya.

"Berbakti kepada ibu adalah rahasia keberhasilan saya. Beliau selalu mendukung dan mendorong saya untuk terus belajar meskipun menghadapi berbagai kesulitan," kata Hazem sebagaimana dikutip media El Balad.

Menurut laporan Al Jazeera, kisah Hazem menarik perhatian publik karena menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi seseorang untuk meraih prestasi akademik tertinggi. Banyak warganet dan tokoh pendidikan di Mesir memberikan ucapan selamat serta menjadikan Hazem sebagai inspirasi bagi generasi muda, khususnya para penyandang disabilitas.

Syekh Al-Azhar Dr. Ahmed Al-Tayeb dalam pesannya kepada Hazem menegaskan pentingnya semangat belajar dan ketekunan.

"Kalian adalah teladan bagi generasi muda dalam kesungguhan, ketekunan, dan tekad untuk meraih kesuksesan," ujar Ahmed Al-Tayeb saat menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa berprestasi Al-Azhar, termasuk Hazem.

Al-Azhar merupakan salah satu institusi pendidikan Islam tertua dan paling berpengaruh di dunia. Setiap tahun, hasil ujian Tsanawiyah Al-Azhariyah menjadi perhatian masyarakat Mesir karena menjadi pintu masuk menuju pendidikan tinggi Al-Azhar.

Prestasi Hazem tahun ini dinilai istimewa karena diraih di tengah berbagai tantangan yang dihadapi siswa tunanetra dalam proses pembelajaran.

Kisah Hazem Mustafa Yassin kini menjadi simbol ketekunan dan penghormatan kepada orang tua. Dari ruang belajar hingga telepon langsung dari Syekh Al-Azhar, perjalanan siswa tunanetra asal Mesir itu telah menginspirasi banyak orang dan menunjukkan bahwa prestasi dapat diraih melalui kerja keras, dukungan keluarga, dan tekad yang kuat. (hanoum/arrahmah.id)